Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nikmatnya Menu Primadona Sutan Raja Hotel Minut, Ayam Bumbu Tikusnya Bikin Nagih

Nah buat kamu yang ingin mencoba menu olahan khas Minahasa tapi tak mau makan daging ekstrem seperti diatas, Sutan Raja Hotel Minut solusinya.

Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
(TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)
Executive Chef Sutan Raja Hotel Minut Jeanli Wangke saat memperlihatkan salah satu menu primadona yakni Ayam Kinawok 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Berbicara soal kuliner, Sulawesi Utara (Sulut) terlebih khusus Minahasa telah dikenal luas mempunyai olahan kuliner ekstrem.

Mulai dari olahan daging babi, anjing, ular, monyet, kucing, hingga tikus.

Cara pengolahan nya pun beragam.

Ayam Kinawok
Ayam Kinawok (TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)

Meski begitu bumbu yang digunakan tetap sama, campuran rempah-rempah khas lidah orang Minahasa yang gemar dengan olahan makanan pedas dan berbumbu pun tak bisa lepas dari setiap gigitan menu yang akan disantap.

Tuna Papadana
Tuna Papadana (TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)

Sayangnya, masih banyak warga Sulut yang ingin merasakan kuliner Minahasa namun tak berani menyantap kuliner yang diolah dengan bumbu khas Tanah Toar Lumimuut itu dengan alasan tertentu.

Nah buat kamu yang ingin mencoba menu olahan khas Minahasa tapi tak mau makan daging ekstrem seperti diatas, Sutan Raja Hotel Minahasa Utara (Minut) solusinya.

Pangi Tuna
Pangi Tuna (TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)

Pasalnya, hotel yang terletak di Jl. Raya Manado Bitung, Watutumou II Kecamatan Kalawat, Minut itu punya olahan menu Minahasa tapi di jamin halal sehingga bisa dinikmati oleh semua orang.

Menu yang jadi primadona di hotel bintang empat itu, diberi nama Ayam Kinawok.

Kinawok dalam bahasa Minahasa adalah tikus.

Chef Jeanli saat menyuguhkan makanan ke pelanggan
Chef Jeanli saat menyuguhkan makanan ke pelanggan (TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)

Aroma rempah-rempah yang begitu kuat membuat tribunmanado.co.id tak mampu lagi membendung hasrat untuk menikmati ayam Kinawok yang kulitnya berwarna cokelat agak sedikit gosong, dan di plating di plate yang cantik dan bersih itu.

Mmm nyumi! Itulah kalimat yang pertama keluar dari mulut Tribun Manado.

Tribun pun tak mendapat kesempatan untuk menjeda mulutnya.

Ayam Kinawok, Pangi Tuna, Tuna Papadana
Ayam Kinawok, Pangi Tuna, Tuna Papadana (TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)

Tak hanya ayamnya dilumuri bumbu, namun daging ayam ini pun sangat empuk, saking empuknya, tulang ayam Kinawok ini jika di gigit akan lumer di mulut.

Saat tulang ayam itu lumer, kita pun akan merasakan sensasi pedasnya yang membuat mulut tak henti untuk menguap.

Sekedar diketahui, warna ayam itu memang agak sedikit gosong, karena olahan tikus secara khas nya pun demikian.

Daging tikus ketika diolah harus dibakar dulu untuk menghilangkan bulunya, begitu pun dengan ayam Kinawok ini.

Setelah dibakar, ayam Kinawok akan di kukus dengan rempah-rempah, sebelum akhirnya di panggang dan di tumis dengan bumbu olahan daging tikus.

Chef Jeanli saat memasak menu primadona Sutan Raja Hotel Minut
Chef Jeanli saat memasak menu primadona Sutan Raja Hotel Minut (TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)

Masih di hotel yang sama, Sutan Raja ini juga mempunyai menu primadona lainnya.

Ya namanya Tuna Papadana, dan Pangi Tuna.

Tuna Papadana ini adalah ikan Tuna segar yang kemudian di tumis santan.

Yang membedakan menu ini dengan menu di tempat lain adalah kuah santan kental dari tuna ini mampu membuat lidah penikmat pedas tak bisa berhenti bergoyang.

Begitupun dengan Pangi nya. Jika ditempat lain daun pangi di olah dengan campuran daging dan lemak serta sedikit darah babi, tapi di Sutan Raja Hotel ini, Pangi diolah dengan campuran Tuna segar yang di olah sedemikian rupa sehingga tak kalah empuk dengan daging babi.

Rainbow Jus
Rainbow Jus (TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)

Rasanya, jangan ditanya lagi, menu ini sama juga seperti dua menu di atas. Pedasnya cantik! Ya, karena meski pedas nya bukan main, tapi menu ini tak membuat dada sesak meski pedasnya kebangetan.

Setelah menyantap menu ini, para pecinta kuliner pedas pun bisa menghilangkan pedasnya lewat jus Rainbow.

Campuran Marjan Melon, Lemon dan Semangka yang disuguhkan di gelas yang panjang, dijamin mampu mengusir pedas yang tanda merahnya menempel di bibir Anda.

Executive Chef  Sutan Raja Hotel Minut, Jeanli Wangke berharap menu ini bisa diterima di lidah turis lokal, ataupun mancanegara dan mampu bersaing dengan menu daerah lain.

"Kan jarang sekali ada hotel yang coba mengangkat makanan khas daerah atau makanan lokal. Saya pikir, kenapa tidak kita coba saja. Bumbu-bumbu kuliner Minahasa saya rasa tak kalah enak dengan bumbu Bali, atau daerah lain, sehingga, why not untuk kita menasionalkan kuliner lokal kita ini," kata Chef, Kamis (15/11/2018) malam di restoran Sutan Raja Hotel.

Untuk harga sendiri, kata Chef Jeanli, masih bisa dijangkau oleh setiap kalangan.

"Harga nya lumayan murah tapi nggak murahan juga sih. Untuk satu porsi Ayam Kinawok nya dihargai Rp 65 ribu. Untuk Tuna Papadana dan Pangi Tuna masing-masing perporsinya Rp 40 ribu. Sedangkan untuk Rainbow Jus harganya Rp 45 ribu," terang Jeanli.

Nah gimana gengs, Anda berminat untuk mencicipi makanan Minahasa namun halal? Silahkan datang langsung ke Sutan Raja Hotel.

Dijamin kamu akan ketagihan ketika sudah menyantap makanan itu. (Indri Panigoro)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved