Beri Waktu 48 Hari PDAM Angkat Kaki Dari Boltim, Sehan Tutup Mata Air Di Tiga Desa

Bupati Sehan Salim Landjar beri waktu 48 hari PDAM Bolmong, angkat kaki dari wilayah Boltim hingga tutup mata air di tiga desa

Beri Waktu 48 Hari PDAM Angkat Kaki Dari Boltim, Sehan Tutup Mata Air Di Tiga Desa
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Bupati Sehan Salim Landjar beri waktu 48 hari PDAM Bolmong, angkat kaki dari wilayah Boltim. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TUTUYAN,TRIBUNMANADO.CO.ID - Bupati Sehan Salim Landjar beri waktu 48 hari PDAM Bolmong, angkat kaki dari wilayah Boltim.

Menurut Sehan Landjar, selama ini PDAM Bolmong, tidak ada kontribusi terhadap Boltim.

"Mereka hanya mengambil air di Boltim, namun selama 8 tahun tidak pernah membayar retribusi atau pajak daerah," ujar Sehan Landjar, Jumat (16/11/2018).

Kata dia, ada tiga wilayah mata air yang dikelolah PDAM yakni desa Kotabunan, Modayag dan Nuangan. Jika memang sampai 3 Januari 2018. PDAM tidak angkat kaki, maka Pemkab akan menutup tiga lokasi mata air.

Baca: Piala AFF 2018 - Ini Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Thailand

Baca: Hanya Karena Saling Tatap, Siswa SMP Asal Singkil Langsung Dikeroyok

Baca: Kasus Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi, Pelaku Gunakan Linggis Untuk Membunuh

Baca: Sat Lantas Polres Kotamobagu Tilang 923 Pengendara

"Kami punya wewenang, sebab tanah dan air milik Kabupaten Boltim," ujar dia lagi.

Sangadi Kotabunan Selatan, Rengga Paputungan, memang banyak keluhan masyarakat tarif PDAM naik.

"Mereka mengeluh, air kadang jalan, namun tarif per bulan naik," ujar Rengga Paputungan.

Ia menambahkan, tindakan bupati Boltim, untuk ambil alih PDAM sudah tepat dan masyarakat Kotabunan mendukung. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved