(VIDEO) Pelayan Warung Bakso Rudapaksa Anak Usia 7 Tahun

Aksi tak senonoh itu dilakukan Kosid saat korban tengah buang air kecil di toilet warung bakso tempat dimana pelaku bekerja.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pelayan warung bakso di Kecamatan Bantarkawung, Brebes, ditangkap aparat Polres Brebes karena melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Pelaku bernama Kosid (27) warga Desa Jipang, Bantarkawung. Sedangkan korban berinisial LR (7) warga Bantarkawung.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pelayan warung bakso ini melakukan pencabulan terhadap anak perempuan yang merupakan pembeli bakso.

Aksi tak senonoh itu dilakukan Kosid saat korban tengah buang air kecil di toilet warung bakso tempat dimana pelaku bekerja.

Kelakuan Kosid yang merupakan pria beristri dan mempunyai dua anak itu terbongkar saat si bocah mengatakan kepada ibunya.

Kasatreskrim Polres Brebes, AKP Arwansa, mengatakan pada Minggu (3/11/2018), korban dan ibunya membeli bakso di satu warung bakso di kecamatan tersebut.

"Saat korban keluar dari kamar mandi, dia langsung menangis dan memeluk ibunya. Ketika ditanya, dia mengatakan ketika kencing ada orang yang masuk ke kamar mandi dan melakukan tindakan tak senonoh," jelasnya.

Baca: Misteri Kamar Tentara Jepang dengan Tulisan Huruf Kanji di Gua Singkil

Oleh sang ibu, korban diminta untuk menunjukan laki-laki tersebut. Ternyata benar pelakunya pekerja di warung bakso tersebut.

Selain menangkap pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa celana dalam korban, kaus dalam korban, dan pakaiannya.

Pelaku mengaku perbuatan mesum itu karena melihat korban sedang kencing dan setengah telanjang. Pintu kamar mandi tidak tertutup.

"Saya mau bersihkan lap di belakang, terus lihat ada anak sedang kencing. Anak tersebut sedang beli bakso bersama ibunya. Tapi pas ke kamar mandi, dia sendirian," kata Kosid saat diperiksa di Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Satreskrim Polres Brebes.

Melihat korban setengah telanjang, birahi Kosid tak tertahankan dan melakukan aksi bejatnya. Ia pun mengatakan kepada si bocah untuk diam.

"Dia sempat mau menangis tapi saya ngomong ke dia untuk diam," ucapnya.

Akibat perbuatannya, Kosid dikenai hukuman melakukan perbuatan cabul anak di bawah umur. Sehingga dikenai pasal 82 UU RI nomor 23/2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. (*)

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved