Jihad Palestina Menyetujui Gencatan Senjata dengan Israel

Kelompok pejuang Palestina di Jalur Gaza telah menyetujui gencatan senjata yang ditengahi Mesir dengan Israel

Jihad Palestina Menyetujui Gencatan Senjata dengan Israel
Aljazeera.com
Serangan udara di Gaza 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TEL AVIV  - Kelompok pejuang Palestina di Jalur Gaza telah menyetujui gencatan senjata yang ditengahi Mesir dengan Israel untuk mengakhiri kekerasan terburuk antara kedua pihak dalam beberapa tahun terakhir.

Wartawan Al Jazeera Harry Fawcett, melaporkan dari Nahal-Oz di dekat pagar Gaza-Israel, faksi-faksi yang dipimpin Hamas pada hari Selasa menerima gencatan senjata untuk memulai kembali penurunan eskalasi militer.

Hamas adalah kelompok yang berkuasa di Jalur Gaza. Fawcett menambahkan, Israel tidak mengkonfirmasi atau menyangkal hal-hal seperti itu, tetapi media Israel melaporkan, mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, bahwa faksi Palestina mencoba melalui empat mediator terpisah untuk meminta gencatan senjata.

Sebuah pernyataan oleh kelompok-kelompok di Gaza mengatakan, upaya Mesir telah mampu mencapai gencatan senjata antara perlawanan mereka dan musuh Zionis.

"Perlawanan akan menghormati deklarasi ini selama musuh Zionis menghormatinya."
Sebelumnya, pejabat senior Hamas Ismail Haniya mengatakan bahwa kelompok Palestina siap untuk kembali ke perjanjian gencatan senjata jika Israel menghentikan agresinya di Jalur Gaza.

"Jika Pendudukan [Israel] menghentikan agresinya, kembali ke pemahaman gencatan senjata akan dimungkinkan," kata Haniya dalam sebuah pernyataan.

Setidaknya tujuh warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel di daerah itu sejak Senin, dalam kekerasan terburuk antara kedua belah pihak sejak perang 2014.

Eskalasi terakhir meletus Minggu malam ketika Israel meluncurkan serangan yang gagal di Gaza yang menewaskan tujuh warga Palestina lainnya dan salah satu komandannya.

Hamas dan faksi-faksi bersenjata lainnya Senin menembakkan lebih dari 400 roket atau bom mortir ke Israel, dengan Israel menanggapi dengan serangan udara.

Kantor berita Shehab Palestina melaporkan bahwa bangunan sipil, saluran TV Al-Aqsa dan hotel Al-Amal semuanya ditargetkan oleh serangan Israel.

Halaman
123
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved