Awas Santiago Solari, Start Gemilang di Real Madrid Bisa Memabukkan

Rentetan hasil positif ini cukup meyakinkan petinggi El Real guna memberikan status permanen buat pelatih berusia 42 tahun itu

realmadrid.com
Santiago Solari 

Baca juga: Termasuk Solari, Ini Daftar 10 Mantan Pelatih Real Madrid B yang Promosi ke Tim Utama

Sampai tiba saatnya musibah yang diawali kekalahan telak 0-3 di tangan Sevilla (26/9/2018) dan karier Lopetegui tamat sebulan kemudian.

Start gemilang juga tak lantas menjamin datangnya raihan gelar bagi pelatih Real Madrid, seperti dialami Manuel Pellegrinidan Jose Antonio Camacho.

Pada awal 2009-2010, Pellegrini langsung menggebrak dengan 7 kemenangan beruntun pada laga kompetitif di musim debutnya untuk Real Madrid.

Namun, tak satu pun gelar mampir di kabinet trofi Real Madriddi akhir musim.

Berbekal amunisi Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain, Los Blancos finis di peringkat kedua Liga Spanyol, babak 32 besar Copa del Rey, serta fase 16 besar Liga Champions.

Rapor Real Madrid era Jose Camacho lebih tak mengenakkan.

Baca juga: FC Barcelona, Pemimpin Klasemen Terburuk di Liga Top Eropa

Camacho sempat membawa klub meraih 4 kemenangan beruntun, seperti halnya Santiago Solari, pada start musim 2004-2005.

Akan tetapi, kekalahan dobel dari Bayer Leverkusen (0-3) dan Espanyol (0-1) pada 15-18 September 2004 membuat karier Camacho di Madrid tuntas prematur.

Camacho meninggalkan kursi pelatih dan digantikan asistennya, Mariano Garcia Remon.

Mariano pun hanya tiga bulan bertahan dan klub mengikat Vanderlei Luxemburgo sebagai pelatih ketiga mereka musim itu.

Pada akhir musim penuh fluktuasi, Real Madrid finis di peringkat kedua Liga Spanyol, serta babak 16 besar Copa del Rey dan Liga Champions.

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved