AS Minta Bantuan Rusia untuk Bebaskan Jurnalis yang Diculik di Suriah

Pemerintah Amerika Serikat meminta Rusia membantu pembebasan jurnalis Austin Tice, yang diculik di Suriah sekitar enam tahun lalu.

AS Minta Bantuan Rusia untuk Bebaskan Jurnalis yang Diculik di Suriah
Ilustrasi Penculikan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Utusan khusus kepresidenan urusan penyanderaan, Robert O'Brien, mengatakan Presiden Donald Trumpakan mempertimbangkan sejumlah langkah untuk memfasilitasi pembebasan, apabalia Rusia berkenan membantu.

Diwartakan VOA News, Selasa (13/11/2018), Pemerintah Amerika Serikat meminta Rusia membantu pembebasan jurnalis Austin Tice, yang diculik di Suriah sekitar enam tahun lalu.

Baca: Korupsi Dana Pembangunan, Dudy Jocom Divonis 4 Tahun Penjara

O'Brien tidak menjelaskan lebih lanjut langkah tersebut.

"Kami terus melanjutkan seruan kepada Rusia untuk menggunakan pengaruh mereka terhadap Suriah, guna membawa Austin pulang," katanya.

Sementara itu, pemerintah Suriah mengaku tidak mengetahui keberadaan Tice.

O'Brien tidak menanggapi pernyataan mengapa Trump tidak membuat pernyataan publik tentang Tice, seperti kasus penyekapan warga AS lainnya di Turki, Korea Utara, dan Iran.

Baca: Sehari Sebelum Kejadian, Anak Korban Pembunuhan di Bekasi Tulis Surat, Isinya Permintaan Maaf

Meski tidak mengungkapkan siapa pelaku penyekapan terhadap Tice, dia menyalahkan Iran atas penahanan sejumlah warga AS dan karena tidak membantu kasus hilangnya Tice.

"Iran tidak membantu, dan mereka terlibat kuat di Suriah," tuturnya.

O'Brien mengatakan, meski telah bertemu dengan orangtua Tice dan Dubes AS untuk PBB Nikki Haley sudah digelar, namun perlu bantuan negara lain untuk menekan Suriah.

ABC News melaporkan, pemerintah AS meyakini Tice masih hidup meski tidak pernah diketahui keberadaannya.

Tice diyakini ditawan oleh pasukan rezim pro-Suriah saat meliput perang saudara pada Agustus 2012.

Baca: China Unjuk Kemampuan Jet Siluman J-20 Miliknya

Lebih dari sebulan setelah dia ditangkap, sebuah video muncul memperlihatkan dirinya keluar dari mobil dengan mata tertutup kain, dan digiring oleh pria bersenjata ke arah bukit.

"Ya Tuhan," begitu katanya dalam video tersebut.

Tice tak pernah muncul lagi sejak kemunculan video tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "AS Minta Rusia Bantu Bebaskan Jurnalis yang Diculik di Suriah pada 2012"

Editor: Hans Koswara Widjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved