Tegur Pemabuk, Telinga Opa Thomas Justru Ditebas
Thomas Galangan (71), Warga Desa Tateli Weru, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa harus mendapat perawatan medis
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Thomas Galangan (71), Warga Desa Tateli Weru, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa harus mendapat perawatan medis, Selasa (13/11/2018).
Pasalnya Thomas dianiaya oleh seorang pemuda berinisial NK alias Novri (20), warga yang sama dengan korban.
Dari informasi yang dirangkum, kejadian tersebut terjadi pada saat korban sedang berada di rumahnya, dan mengadakan ibadah dua tahun meninggalnya istri tercinta.
tiba-tiba korban mendengar NK sedang membuat keributan dikarenakan mabuk.
Sontak korban mengampiri pelaku dan mencoba menegurnya agar pulang ke rumah, namun teguran korban tak dihiraukan.
Baca: Polres Minut Tangkap 1.000 Pemabuk, Sita Puluhan Sajam
Baca: Ini Alasan Jokowi tak Mau Ambil Alih Kasus Penganiayaan Novel Baswedan
NK yang sudah dalam keadaan mabuk ini, langsung mencabut pisau di pinggangnya dan langsung memotong telinga sebelah kiri korban.
Melihat korban sudah bersimbah darah, NK kemudian langsung melarikan diri.
Sementara korban dibantu warga untuk mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit.
Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara ketika dikonfirmasi mengatakan masih memburu keberadaan NK.
"Laporannya sudah ada dan pelaku sedang diburu," tegasnya. (nie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/opa-thomas.jpg)