Breaking News
Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Salah Satu dari 16 Nelayan Aceh yang Ditangkap AL Myanmar Dikabarkan Meninggal

Satu dari 16 orang nelayan asal Kabupaten Aceh Timur diduga meninggal di wilayah perairan Myanmar setelah lompat ke laut

Editor:
Internet
Ilustrasi saat nelayan menjala ikan di laut 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Satu dari 16 orang nelayan asal Kabupaten Aceh Timur diduga meninggal di wilayah perairan Myanmar setelah lompat ke laut saat kapal patroli AL Myanmar menangkap mereka Selasa (06/11/2018) lalu.

“Informasi terbaru yang kami dapat dari Dubes RI di Myanmar, satu dari 16 orang nelayan Aceh yang ditangkap meninggal dunia, karena saat ditangkap oleh Angkatan Laut Myanmar mereka lompat ke laut, namun satu di antara mereka tenggelam dan meninggal,” kata Alkhudri, kepala Dinas Sosial Aceh kepada jurnalis dalam konferensi pers, Selasa (13/11/2018).

Baca: Bertemu Sapa dengan Olly di Fun Walk Tribun Manado

Menurut Alkhudri, satu orang anak buah kapal (ABK) KM Bintang Jasa yang meninggal dunia karena diduga tidak bisa berenang. Korban bernama Nurdin (41), warga Aceh Timur. Jenazah Nurdin telah dimakamkan di Kawthoung, Myanmar, setelah dilakukan otopsi di rumah sakit setempat.

“Jasadnya ditemukan Rabu (7/11/2018) setelah diotopsi, dan diizinkan oleh tekong kapal jenazahnya dikebumikan di Kawthoung, Myanmar, sesuai dengan ajaran Islam yang dilakukan oleh Assosiasi Muslim di Kawthoung," katanya.

Baca: Kejuaraan Dunia Tinju Wanita Terganggu oleh Polusi Udara

Masih, kata Alkhudri, bedasarkan informasi terakhir dari Kaduber RI di Myanmar, 15 orang nelayan lainnya yang selamat dan kini telah dipenjara di kantor polisi Kawthoung, Myanmar. Mereka masih menjalani pemeriksaan. Mereka dituduh telah melakukan illegal fishing di wilayah perairan Myanmar.

”15 orang nelayan yang selamat sekarang sudah dipenjara di kantor polisi Kawthoung, namun ada dua orang usianya 15 tahun atau di bawah umur tidak ditahan dalam penjara,” ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved