'Hari Jomblo' di China, iPhone Malah Lebih Laris daripada Ponsel China

Apple juga kecipratan untung dalam festival ini. Alibaba mengumumkan bahwa AppleiPhone menjadi merek ponsel paling laris selama Single's Day,

'Hari Jomblo' di China, iPhone Malah Lebih Laris daripada Ponsel China
ISTIMEWA
iphone XS Max (kiri) dan iPhone XS 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Alibaba kembali mendulang transaksi bernilai besar dalam festival belanja online Single's Day atau "Hari Jomblo" 2018  yang diselenggarakan 11 November kemarin.

Namun tak hanya Alibaba sebagai platform penyelenggara, Apple juga kecipratan untung dalam festival ini. Alibaba mengumumkan bahwa AppleiPhone menjadi merek ponsel paling laris selama Single's Day, mengungguli vendor lokal seperti Huawei dan Xiaomi. 

Sayangnya, Alibaba tidak menyebut angka pasti berapa jumlah iPhone yang terjual selama event belanja 24 jam itu. Namun, Apple menjadi satu dari 237 merek yang melampaui nilai penjualan hingga 100 juta yuan (sekitar Rp 213 miliar).

Baca: Capai Rp 446,6 Triliun, Penjualan Alibaba di Singles Day Pecahkan Rekor

Sementara itu, Samsung yang selalu disandingkan dengan Apple di segmen ponsel premium justru terhempas di posisi kedelapan dalam penjualan di ajang Hari Jomblo 2018 di China. Untuk sementara ini, posisi Samsung lemah di pasar China.

Berdasarkan data pengapalan smartphone global lansiran IDC, Huawei memang duduk di atas Apple di urutan kedua. Tapi untuk penjualan di Singles' Day kali ini, Apple mengungguli Huawei yang menjadi merek terlaris kedua. Disusul Xioami di posisi ketiga.

Sementara itu, Samsung yang selalu disaingkan dengan Apple di segmen ponsel premium justru terhempas di posisi kedelapan. Untuk sementara ini, posisi Samsung lemah di pasar China.

"Ini pertanda bagus untuk Apple, karena biasanya Xioami atau Huawei menjadi merek paling laris," jelas Neil Shah, direktur riset dari firma riset pasar Counterpoint Research, seperti dirangkym KompasTekno dari CBNC, Selasa (13/11/2018).

Baca: Apple Akui MacBook Pro dan iPhone X Bermasalah, Tawarkan Perbaikan ke Konsumen

Lebih lanjut ia menganggap bahwa konsumen smartphone di China sudah lebih "matang" dan kini mulai banyak melirik perangkat high-end.

"Karena iPhone XS dan iPhone XR harganya sangat mahal, mereka mencari harga terbaik (dalam ajang diskon) untuk membeli," imbuh Shah.

Apple memang sedang berusaha bangkit di pasar China, di tengah gempuran produk lokal. Pemulihan penjualan mulai tampak pada beberapa kuartal terakhir.

Pada kuartal keuangan terbaru yang berakhir bulan Spetember, Apple berhasil meningkatan pendapatan hingga 16 persen secara year-on-year di China.

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved