Gaza Tembakan Roket: Serangan Udara Israel Tewaskan Tiga Warga Palestina

Kurang dari 24 jam setelah serangan mematikan, jet Israel menanggapi rentetan roket yang ditembakkan dari Gaza.

Gaza Tembakan Roket: Serangan Udara Israel Tewaskan Tiga Warga Palestina
Timesofisrael.com
Ledakan terjadi di Gaza City setelah Israel menembakan roket pada Sabtu (27/10/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, GAZA CITY - Kurang dari 24 jam setelah serangan mematikan, jet Israel menanggapi rentetan roket yang ditembakkan dari daerah Gaza City.

Sedikitnya tiga orang Palestina tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza, kata pejabat kesehatan Gaza menjelaskan eskalasi terbaru kurang dari 24 jam setelah operasi rahasia Israel yang mematikan di daerah itu.

Serangan udara pada hari Senin terjadi usai rentetan tembakan roket dari Jalur Gaza ke Israel pada hari sebelumnya.

Israel mengatakan sistem Iron Domenya mencegat lebih dari 100 rudal yang ditembakkan dari Palestina. Satu roket menghantam  bus dan satu lagi menghunjami sebuah bangunan di Israel selatan.

Seiring dengan serangan udara, unit artileri Israel juga menembaki posisi di seluruh daerah Gaza.

Ketegangan yang meningkat datang ketika ribuan orang mengambil bagian dalam demonstrasi di wilayah yang dikuasai Hamas menyusul pembunuhan tujuh orang Palestina - termasuk Nour Baraka, komandan terkemuka Brigade al-Qassam, sayap bersenjata Hamas - dalam rahasia Israel serangan militer pada hari Minggu malam.

Satu letnan kolonel Israel juga tewas dan satu lainnya terluka parah dalam serangan itu.

Pemimpin Hamas Ismail Haniya memimpin pemakaman untuk orang-orang Palestina yang tewas pada hari Minggu telah menyerukan aksi balas dendam. Kemudian, faksi Palestina mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa mereka telah mulai menembakkan roket ke Israel sebagai tanggapan terhadap serangan militer Israel.

"Selama dua jam terakhir, Israel telah menargetkan banyak kamp pelatihan perlawanan dan banyak bangunan," kata Mukhaimar Abusada, profesor di Universitas al-Azhar Gaza, kepada Al Jazeera pada Senin (12/11/2018) malam.

"Sepertinya saya akan menyaksikan malam yang sangat sulit sebagai akibat dari pembalasan Israel yang sedang berlangsung."

Menurut Hamas, pasukan rahasia Israel pada hari Minggu memasuki wilayah itu dengan mobil sipil dan menembaki orang-orang bersenjata di dekat kota Khan Younis. Pengejaran terjadi dan saksi mata mengatakan pesawat Israel menembakkan lusinan rudal ke area itu untuk memberikan perlindungan bagi pasukan komando.

Halaman
1234
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved