15 Tahun tak Mengajar, Guru SD di Tulungagung Ini Tetap Terima Gajinya

Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) Kabupaten Tulungagung

15 Tahun tak Mengajar, Guru SD di Tulungagung Ini Tetap Terima Gajinya
Foto Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) Kabupaten Tulungagung terancam dipecat.

Tiga di antaranya terkait perkara tindak pidana korupsi, dan satu ASN terkait perilaku indisipliner.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan, Disdikpora Tulungagung, Adi Suselo mengatakan, guru yang indisipliner berada di Kecamatan Karangrejo.

Baca: Arab Saudi Larang Jutaan Warga Palestina Beribadah Haji dan Umrah, Permintaan Israel?

 
Guru SD ini sudah sekitar 15 tahun tidak mengajar sama sekali.

"Sebelumnya memang belum ada tindakan dari Tim Pembina Kepegawaian saat itu," terang Adi, Selasa (13/11/2018).

Adi memaparkan, ketika tahun 2003 tengah naik daun bisnis yang bernama Pohon Mas.

Investasi ini kemudian terbukti bodong dan sebatas modus penipuan nasabah.

Guru yang indisipliner ini terlibat dalam Pohon Mas, sehingga kabur dari rumahnya.

"Jadi sejak saat itu dia tidak mengajar," tambah Adi.

Baca: Deddy Mizwar Mengakui Tidak Ada Stasiun Televisi yang Siap Alami Kerugian

Hingga saat ini guru tersebut belum masuk masa pensiun dan masih berstatus ASN.

Karena itu ia juga masih berhak mendapatkan gaji, meski hanya setengah dari gaji pokok.

"Hitungan gajinya adalah setengah gaji pokok, saat dia mulai indisipliner," tutur Adi.

Namun kali ini guru tersebut dipastikan akan segera dipecat.

Sebab perkaranya sudah masuk Tim Pembina Kepegawaian dan sudah masuk ke provinsi. (David Yohanes)

TONTON JUGA:

Editor: Aldi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved