Video Pernyataan Resmi Rizieq Shihab: Penggeledahan hingga Penangkapan Itu Bohong!

Rizieq mengaku saat di kantor polisi, dia diperlakukan sebagai korban, bukan pelaku kejahatan.

Video Pernyataan Resmi Rizieq Shihab: Penggeledahan hingga Penangkapan Itu Bohong!
Kompas.com
Pimpinan FPI Rizieq Shihab menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang digelar PN Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (28/2/2017). Jaksa Penuntut Umum menghadirkan dua saksi ahli yaitu Rizieq Shihab dan Ahli Hukum Pidana Abdul Chair Ramadhan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab memberikan pernyataan resmi secara eksklusif mengenai kabar penangkapannya di Arab Saudi terkait pemasangan bendera hitam.

Pernyataan tersebut direkam dan diunggah lewat akun YouTube Front TV, Jumat (9/11/2018).

Habib Rizieq Shihab mengaku perlu memberikan pernyataan resmi agar tidak ada informasi terkait dirinya yang dipelintir dan simpang-siur.

Dari video yang ia kirimkan, tampak Rizieq Shihab memberikan keterangan didamping istri dan putri-putrinya.

Kronologi Kasus Pemasangan Bendera Hitam

Rizieq Shihab mengatakan apabila saat ini kondisinya dan keluarga sehat serta baik-baik saja.

"Memang ada satu pihak, entah seseorang, telah menempelkan dengan double tip suatu poster dari plastik di dinding rumah saya atau tempat tinggal kami bagian sebelah luar.

Sehingga kediaman kami didatangi aparat Saudi Arabia, mereka datang dengan santun dan sopan.

Baca: LIVE STREAMING Liga 1 Indonesia di Indosiar: Persija Jakarta Vs PS TIRA, Hari Ini Pukul 15.30 WIB

Kemudian meminta saya selaku penghuni rumah untuk menemui mereka, di lapangan parkir di belakang rumah saya.

Maka saya segera menemui mereka.

Pada saat saya keluar rumah, poster tersebut sudah tidak ada, sudah dicabut oleh aparat keamanan Saudi," kata Habib Rizieq menceritakan awal mula insiden penangkapannya.

Halaman
1234
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved