Setelah Memberikan Hukuman Memakan Kecoak Kepada Bawahannya, Tiga Manajer di Tiongkok ini Ditangkap

Hukuman ini diterima oleh para karyawan ini karena mereka tidak bisa memenuhi target penjualan perusahaan.

Setelah Memberikan Hukuman Memakan Kecoak Kepada Bawahannya, Tiga Manajer di Tiongkok ini Ditangkap
Odditycentral.com
hukuman ekstrim yang diberikan manajer di Tiongkok 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tiga manajer dari perusahan perbaikan rumah di Zunyi, Tiongkok baru-baru ini ditangkap karena menghukum bawahannya dengan hukuman yang tidak masuk akal.

Hukuman ini diterima oleh para karyawan ini karena mereka tidak bisa memenuhi target penjualan perusahaan.

Penangkapan ini terjadi ketika seorang karyawan dari perusahaan yang tidak disebutkan itu mengeluhkan hukuman menjijikkan yang dia dan rekan-rekannya terima.

Mereka harus mematuhi hukuman karena telah gagal memenuhi target dari yang perusahaan tetapkan.

hukuman ekstrim yang diberikan manajer di Tiongkok
hukuman ekstrim yang diberikan manajer di Tiongkok (Odditycentral.com)

Baca: Daftar Lengkap Ucapan Selamat Hari Pahlawan 2018 Viralkan ke Semua Akun Sosial Media

Pria itu pun mengunggah video hukuman yang mereka terima.

Dalam video yang diunggah itu terlihat seorang karyawan yang berdiri di tengah ruangan lalu dicambuk dengan menggunakan ikat pinggang bosnya, sementara rekan yang lain menonton.

Tidak hanya itu, dalam video yang sama juga menunjukkan orang-orang yang meminum cairan kuning yang diduga adalah urine.

Video itu kemudian dihapus, namun screenshot dari adegan video tersebut tersebar di dunia maya, dan ada yang melaporkan kapada polisi terkait hukuman yang diterima oleh karyawan perusahaan itu.

Baca: Pelaku Mabuk Air Rebusan Pembalut Sulit Dijerat Hukum

Satu barang bukti yang didapatkan oleh polisi adalah pesan teks yang yang dikirim oleh manajer untuk para pemimpin tim.

Pesan teks tersebut mengatakan bahwa jika target penjualan tidak bisa dipenuhi pada akhir bulan ini, maka pemimpin tim harus makan tiga kecoak untuk setiap penjualan yang gagal.

Pesan teks ini pun kemudian diberitakan oleh surat kabar lokal Zunyi Yaowen.

Baca: Inilah Video Detik-detik Penonton Surabaya Membara Terlindas Kereta Api

Tidak hanya itu, ada beberapa pesan teks lain yang mengungkapkan hukuman yang tidak masuk akal yang dibuat oleh manajer perusahaan seperti meminum cuka atau air toilet, menjual kondom dan pembalut di jalanan atau juga mencukur rambut mereka.

Setelah berita ini menyebar, para pengguna media sosial pun terkejut dan geram, mereka juga menanyakan kenapa para karyawan ini berhenti dan mencari pekerjaan di tempat lain.

Salah staf perusahaan mengungkapkan bahwa banyak karyawan yang diancam dengan mengurangi pesangon mereka juga berani keluar dari perusahaan.

Baca: 10 Penginapan Murah Tarif Dibawah Rp 220 Ribu dengan Akses Wifi Gratis di Seoul, Korea Selatan

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Editor: Siti Nurjanah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved