(VIDEO) Diduga Rem Blong, Truk di Jawa Timur Ini Tabrak 6 Motor, Sopir Kabur Hindari Massa

Truk fuso bermuatan pupuk menghantam enam motor yang ada di pinggir Jalan Raya Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diduga Rem Blong, Truk di Jawa Timur Ini Tabrak 6 Motor, Sopir Kabur Hindari Massa

Truk fuso bermuatan pupuk menghantam enam motor yang ada di pinggir Jalan Raya Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (09/11/2018).

Truk bernomor polisi M 8304 UA itu juga menabrak pohon mangga di pinggir jalan hingga tumbang.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Mohamad Mokri, saksi mata, mengatakan, truk melaju dari arah timur.

Saat tiba di depan Pasar Blumbungan, tiba-tiba sopir tidak bisa mengendalikan truk lalu menabrak motor warga yang sedang diparkir.

Rem truk diduga blong namun ada dugaan truk tergelincir karena jalan licin setelah hujan.

"Kemungkinan remnya blong. Jalannya juga basah sehingga kecelakaan," ujar Mokri.

Sesaat sebelum kejadian, warga yang berada di dekat motor yang diparkir berlarian setelah melihat truk melaju tidak terkendali. 

"Andaikan warga tidak cepat lari, mungkin sudah ada korban jiwa," imbuh Mokri.

Sopir truk berwarna kuning dan oranye itu kabur setelah kejadian.

Warga menduga, sopir langsung melarikan diri ke kantor Satlantas Polres Pamekasan untuk menghindari kemarahan warga.

"Warga sempat bingung mencari sopirnya untuk minta pertanggungjawaban. Tapi polisi lekas datang mengamankan lokasi kejadian. Kata polisi, sopirnya sudah diamankan," ungkap Mukri.

Dalam perjalanan tersebut, truk sedang mengangkut pupuk subsidi dari sebuah gudang distributor yang berlokasi tiga kilometer di sebelah timur kejadian kecelakaan. (*)

Berita di tribunmanado.co.id ini sudah dimuat Tribun-Video dengan judul Diduga Rem Blong, Truk Tabrak 6 Motor, Sopir Kabur Hindari Massa

Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved