SATU Kelola Dua Hotel Baru di Semarang

PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) melalui anak usahanya PT Kota Satu Manajemen menandatangani perjanjian.

SATU Kelola Dua Hotel Baru di Semarang
kompas.com
Kalau inflasi 8 persen, maka dalam 5 tahun mendatang nilai propertinya akan menjadi sekitar Rp 660 juta. Penghitungan adalah inflasi 8 % x 3 x 5 x Rp 300 juta. Artinya, nilai tabungan Anda bukann berkurang, tetapi malah terus bertambah," ujar Marcell. 

Helen menjelaskan, ke depan, perusahaan ini mengembangkan bisnis mainan yang kontribusinya hanya Rp 162 miliar. Perusahaan ini berencana mengembangkan segmen tersebut lewat skema pembukaan gerai lantaran produk tersebut tumbuh di pasar domestik.

Selain membuka gerai baru, ACES juga gencar membuat promo. "Tak hanya itu, kami juga rajin menambah produk baru, pengembangan beragam pelayanan baru, serta perbaikan sistem belanja daring melalui ruparupa.com yang merupakan authorized online retailer Kawan Lama Group," imbuh dia.

Meski demikian di tahun depan, ACE Hardware akan tetap menambah gerai baru. "Memang belum diputuskan, tapi kemungkinan sekitar 15 gerai," ujar Helen.

DEWA Jaga Kenaikan Laba Lewat Produktivitas

Kontraktor pertambangan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berupaya menggenjot produktivitas di sisa tahun ini. Strategi itu dilakukan untuk menjaga pertumbuhan laba.

Mengutip laporan keuangan DEWA, per triwulan III-2018, pertumbuhan laba bersih perusahaan lebih disokong keuntungan kurs dan penurunan beban keuangan. Seperti diketahui, laba bersih melonjak 220,20% year on year menjadi US$ 826.192. Padahal pendapatan turun 0,54% menjadi US$ 188,87 juta.

Corporate Secretary DEWA Mukson Arif Rosyidi mengatakan, sepanjang kuartal III-2018, pertumbuhan laba berasal dari penurunan beban keuangan, khususnya beban bunga.

"Ini karena ada penurunan utang, baik utang bank maupun utang sewa pembiayaan," kata dia, Selasa (6/11). Per September 2018, beban keuangan berkurang 35,35% yoy menjadi US$ 2,85 juta.

Laba bersih juga bersumber dari keuntungan selisih kurs yang melonjak 463% yoy menjadi US$ 5,62 juta. "Ini akibat penguatan dollar AS terhadap rupiah, yang berdampak baik bagi kami sebagai perusahaan ekspor," papar Mukson.

Menurut Mukson, hingga akhir tahun perusahaan akan menerapkan strategi guna menjaga pertumbuhan laba, terutama yang bersumber dari peningkatan pendapatan. Salah satunya dengan memperbaiki kualitas alat produksi baik overburden (alat berat) maupun alat produksi batubara.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved