Breaking News:

Kunjungi Tabang, Wawali Nayodo Minta Warga Sampaikan Keluhan

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan mengunjungi Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Hari kedua kegiatan kunjungan kerja pemerintah Kota Kotamobagu, pagi ini Rabu (07/11/2018) Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan mengunjungi Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Hari kedua kegiatan kunjungan kerja pemerintah Kota Kotamobagu, pagi ini Rabu (07/11/2018) Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan mengunjungi Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Sangadi Desa Tabang Junius Frits Dilapanga menyambut kehadiran wawali dan pimpinan SKPD.

"Selamat datang, dega niondon wakil wali kota bersama rombongan. Terima kasih sebesar besarnya  karena kampung ini menjadi titik lokasi untuk mobile government," ujar Junius.

Baca: Serda Arif Komsos dengan Balai Penyuluh Pertani Bolaang

Junius mengatakan bahwa inilah Kantor Desa Tabang berukuran sekitar 30x10 meter. Ditempat inilah nasib 2959 jiwa diperjuangkan.

"Saya sudah memasuki bulan ke 10 di sini. Dari awalnya stigma Desa Tabang yang selama ini relatif kurang mengenakan. Allhamdullilah hari ini semua terkikis, soliditas masyarakat terus kami bangun bersama tokoh masyarakat, tokoh adat untuk membangun desa ini," ujar dia.

Sekretaris Desa Tabang Bustaman Lantong dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah penduduk Desa Tabang berjumlah 2959 jiwa dengan 955 kepala keluarga. Desa Tabang memiliki luas wilayah 354 hektar.

Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan mengatakan maksud dan tujuan pemerintah berkeliling di setiap desa kelurahan seperti yang dilakukan di Tabang ini yakni Ingin megetahui secara jelas tentang endala, persoalan serta kemajuan apa yang telah dilakukan desa dan kelurahan di Kota Kotamobagu.

Baca: 197 Peserta Ujian CPNS Bolmong Ambil Kartu Ujian

"Kedatangan kami disini sama dengan yang dilakukan kemarin di tiga desa. Menggali persoalan apa, prestasi apa, yang terjadi dan diraih," ujar wawali.

Nayodo mengatakan pada pertemuan kali ini yang harus banyak bicara adalah perangkat dan masyarakat desa.

Baca: Itikaf di Masjid, Wawali Nayodo Tampung Aspirasi Warga

"Kalau saya yang banyak bicara maka tidak akan didapat persoalan yang ada. Kami mengevaluasi pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Ini sebagai jiwa tanggung jawab pemerintah," ujar Nayodo. (dik)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved