Bandar Narkoba Incar Pelajar: Begini Penjelasan BNN Manado

Kasus narkoba yang diungkap Polda Sulawesi Utara di tahun 2018 meningkat dibandingkan tahun lalu.

Bandar Narkoba Incar Pelajar: Begini Penjelasan BNN Manado
Istimewa
Kapolda Sulut, Irjen Pol Bambang Waskito membeber pengungkapan kasus narkoba oleh Polda Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Kasus narkoba yang diungkap Polda Sulawesi Utara di tahun 2018 meningkat dibandingkan tahun lalu. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulut telah mengungkap 45 kasus peredaran narkoba hingga Oktober 2018. Meningkat dibandingkan tahun 2017 yang hanya 30-an kasus.

Menurut Ditresnarkoba Polda Sulut, Kombes Pol Ricko T Mauruh, jumlah kasus tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan 2017. "Kalau tidak salah 2017 ada 30-an kasus. Jadi sekarang lebih banyak," ujar pamen Polri ini kepada tribunmanado.co.id, Senin (5/11/2018).

Dari 45 Kasus tersebut, Ditresnarkoba sudah memenjarakan 52 tersangka. "Tapi kami tidak berpuas diri. Ke depannya akan terus kami lakukan pengawasan sehingga Sulut benar-benar bersih dari narkoba," tegas dia.

Begitu juga dengan Polresta Manado. Sejak Januari hingga Oktober, penyidik sudah menangani kurang lebih 18 kasus narkoba.

Menurut Kapolresta Manado, Kombes Pol FX Surya Kumara, dari 18 kasus yang ditangani melalibatkan 21 tersangka. "Kebanyakan sudah kami limpahkan ke pengadilan (disidangkan)," kata mantan Kapolres Minahasa Selatan ini.

Lanjut pamen Polri yang low profile ini, untuk kasus yang ditangani pihaknya, masih didominasi narkoba jenis obat keras. "Paling banyak obat keras. Memang banyak juga remaja yang kami amankan," kata dia.

Untuk wilayah hukum Polres Minahasa Utara, polisi sudah mengungkap empat kasus narkoba terjadi dalam dua tahun terakhir dengan jumlah tersangka ada sebelas orang. Demikian dikatakan Kasubag Humas Polres Minut AKP Hilman Muthalib.

Hilman menjelaskan, sesuai data tahun 2017 terdapat tiga kasus narkoba dengan sembilan orang tersangka. Dia kemudian merinci dari ada satu kasus sabu-sabu dengan dua tersangka, satu kasus obat keras dua tersangka dan terakhir kasus ganja dengan lima orang tersangka.

Sedangkan di tahun 2018, hingga awal November ini, penyidik sudah membongkar satu kasus sabu dengan dua orang tersangka.

Lanjut Kabag Humas, untuk kasus di tahun 2017 sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Aimadidi. Sedangkan untuk kasus tahun ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Minut.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved