Menlu Turki: Langkah AS Isolasi Iran Sangat Berbahaya

Saksi yang dijatuhkan Amerika Serikat terhadap Republik Islam, Iran terus mendapat tanggapan dunia.

AFP
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu (kanan). 

Turki: Sanksi AS kepada Iran Langkah yang Berbahaya

TRIBUNMANADO.CO.ID, ANKARA - Saksi yang dijatuhkan Amerika  Serikat terhadap Republik Islam, Iran terus mendapat tanggapan dari berbagai pemimpin dunia. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu memperingatkan kebijakan  AS yang memberikan sanksi kepada Iran.

Cavusoglu mengatakannya dalam konferensi pers saat berkunjung ke Jepang, sebagaimana diberitakan kantor berita AFP Selasa (6/11/2018).

Pekan ini, Washington menjatuhkan sanksi yang menargetkan sistem perbankan dan bertujuan menutup ekspor minyak Iran.

Sanksi tersebut merupakan yang kedua sepanjang tahun ini setelah Presiden Donald Trump mengumumkan AS keluar dari perjanjian nuklir.

Delapan negara, termasuk di antaranya Turki dan Jepang, telah mendapat izin AS untuk tetap mengimpor minyak dari Teheran.

Cavusoglu menjelaskan, Turki bersikap menentang sanksi AS kepada Iran karena menurutnya, kebijakan tersebut tidak bijaksana. "Berupaya mengisolasi Iran merupakan langkah yang berbahaya. Menghukum rakyatnya merupakan langkah yang tidak adil," kritik Cavusoglu.

Menteri berusia 50 tahun itu melanjutkan, menjatuhkan sanksi kepada Iran bukan merupakan solusi dan tak bakal memberi hasil positif.

Menurut saya dibandingkan sanksi, seharusnya menggelar dialog yang bermanfaat serta perundingan merupakan cara yang sukses," imbuhnya.

Sanksi terbaru sekaligus diklaim terberat yang dijatuhkan AS menimbulkan kemarahan dari warga Iran. Mereka membakar bendera dan uang dollar AS sebagai bentuk protes.

Halaman
1234
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved