Listrik Tidak Stabil Ujian CAT CPNS di Bolsel Sempat Diundur Satu Jam

Paansel CPNS di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dibuat pusing dengan pemadaman listrik saat ujian Computer Assisted Test

Listrik Tidak Stabil Ujian CAT CPNS di Bolsel Sempat Diundur Satu Jam
Tribun manado / Felix Tendeken
Ujain CAT di Bolsel sesi ke lima sempat tertunda 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dibuat pusing dengan pemadaman listrik saat ujian Computer Asisted Test (CAT) sedang berlangsung di lantai dua Kantor Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Selasa (6/11).

Akibat padamnya listrik dan naik turunnya voltase listrik menyebabkan alat penyimpan listrik komputer atau UPS kosrlet dan rusak.

Akibatnya 50 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mendapat giliran sesi ke lima untuk mengikuti ujian CAT terpaksa diundur selama satu jam. Dari pukul 17.30 Wita sampai dengan 18.00 Wita.

"Karena ada gangguan ini, sesuai kesepakatan dengan panitia (BKPSDM), kita undur satu jam untuk ujian sesi lima hari ini. Sebab berdasarkan SOP, tetap dilaksanakan (hari ini)," kata Sucipto Makalalag sebagai Ketua Tim Pengawas Ujian Seleksi CPNS Kabupaten Bolsel dari BKN Regional XI Manado.

Baca: (VIDEO) 2 Pengantin Ini Kabur Demi Ikuti Tes Seleksi CPNS 2018, Acara Resepsi Ditinggal

Baca: Ikut CAT, Puluhan Peserta Tes CPNS 2018 di Madiun Kedapatan Bawa Jimat di Celana Dalam dan Bra

Lanjutnya, jika sudah diundur satu jam namun masih tidak memungkinkan, maka katanya dilakukan kesepakatan bersama dengan panitia BKPSDM Bolsel untuk dilakukan penundaan di hari berikutnya.

Namun, terpantau, tepat pada pukul 18.30 Wita seluruh peserta ujian sesi ke lima sudah berkumpul di ruang ujian.

"Masuk ulang sesuai SOP. Kita lakukan pemeriksaan kembali seperti di awal. Kita pastikan semua peserta bisa mengikuti ujian. Karena kita juga mengutamakan kenyamanan para peserta," tutur Sucipto.

Dintempat yang sama, Kepala BKPSDM melalui Kepala Bidang Disiplin dan Data Shandy Lamato mengatakan, pemadaman listrik terjadi sekira pukul 11.30 Wita. Waktu itu peserta sesi kedua sedang ujian.

"Tapi masih bisa diatasi. Pada saat mati lampu komputer peserta tidak langsung mati karena dibantu UPS. Kemudian panitia (operator) langsung memindahkan aliran (listrik) menggunakan Genset," katanya.

Tidak lama kemudian, listrik menyala kembali. Panitia kemudian kembali memindahkan aliran ke PLN.

"Sayangnya, saat listrik (PLN) sudah jadi, teganggannya tidak stabil. Akibatnya sejumlah UPS jebol," kata Shandy.

Halaman
12
Penulis: Felix Tendeken
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved