Agar Miliki Jiwa Toleransi Siswa PAUD Diberikan Pendidikan Berkarakter

Agar tumbuh serta memiliki jiwa toleransi tinggi, maka pendidikan berkarakter keagamaan yang religius di Bolsel diberikan sejak dini.

Agar Miliki Jiwa Toleransi Siswa PAUD Diberikan Pendidikan Berkarakter
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Kabid PAUD Sakina Hasan 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Agar tumbuh serta memiliki jiwa toleransi tinggi, maka pendidikan berkarakter keagamaan yang religius di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) diberikan sejak dini.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Usia Dini (PAUD) di Dinas Pendidikan (Dispendik) Bolsel, Sakina Hasan, Selasa (06/11/2018), di ruang kerjanya.

"Ada dzikir bersama, penanaman Budi pekerti, pendidikan berkarakter, dan sebagainya," jelas Sakina.

Baca: Initp 7 Dress Maia Estianty yang Classy & Elegan, Ada yang Harganya 60 Juta Lho!

Kata dia, Kepala PAUD wajib mengajarkan nilai-nilai toleransi ditengah anak-anak didik. Harus mengasuh dan memberi teladan.

"Jadi bukan juga hanya untuk anak-anak Muslim, Kristiani juga seperti pondok gembira," jelasnya.

Baca: Veronica Mandey Percaya Budaya Adalah Alat Pemersatu Bangsa

Kata dia, sebanyak 85 unit PAUD 80 diantaranya sudah melaksanakan dan mengaktifkan kegiatan keagamaan ini. Dilaksanakan pada hari Kamis dan Jumat.

"Kami berharap yang belum melaksanakan sesegera mungkin melaksanakannya," jelasnya.

Sementara itu Ririn orang tua dari siswa PAUD Molibagu Aira Lamato, menyambut positif kegiatan tersebut.

Baca: Ibu Denada Bagikan Foto Shakira Aurum dengan Emoji Cium dan Sedih

Kata dia, sebagai orang tua tentu sangat bersyukur karena sekolah fokus pada kegiatan religius yang dinilai akan berdampak baik terhadap kesehatan jiwa anak.

"Setiap Kamis PAUD ada shalat duha, wudhu bersama, dan shalat berjamaah. Mereka belajar memimpin, menghafal hadits, dan huruf hijaiyah," ujarnya.

Baca: Ibu Denada Bagikan Foto Shakira Aurum dengan Emoji Cium dan Sedih

Menurut dia, kegiatan seperti ini sangat membantu orang tua mendidik anak diluar sekolah.

"Kadang sudah mengerti saat untuk berdoa jadi tinggal tambah dibimbing," jelasnya. (lix)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved