Breaking News:

Terry Umboh Sebut Pemkot Manado Harus Matangkan Rencana Program Derek Mobil

Pengamat lalu lintas Kota Manado, Terry Umboh mengatakan Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara, harus mempersiapkannya dengan matang.

TRIBUN MANADO/FINNEKE WOLAJAN
Terry Umboh. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pengamat lalu lintas Kota Manado, Terry Umboh mengatakan Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara, harus mempersiapkan dengan matang rencana program penertiban parkir liar dengan mobil derek.

"Sebab operator mobil derek ini harus terampil. Operator harus memiliki surat izin mengemudi jenis B2. Dinas Perhubungan Kota Manado harus menyiapkan operator yang berkualifikasi," ujarnya, Senin (05/11/2018).

Penertiban parkir liar dengan mobil derek di Manado memang efektif menurutnya.

Lokasi yang tak boleh parkir di antaranya jalan nasional, provinsi serta jalan kota yang masuk dalam jalan protokol.

Sepengetahuannya, di jalan Samrat ada kawasan tertib lalu lintas.

Tak boleh parkir sembarangan di sepanjang jalur tersebut.

Namun pemerintah harus menjalankan aturan tanpa pandang buluh.

"Soal parkir liar di Samrat. Yang protes adalah pengusaha soal lahan parkir. Nah apakah pemerintah akan mendukung pengusaha atau sesuai aturan kawasan tertib lalu lintas Kalau terapkan, terapkan semua," ujarnya.

Selain itu, jika program derek mobil berlaku, harus ada sosialisasi minimal tiga bulan.

Jangan sampai masyarakat tak tahu dengan program tersebut.

Pemkot harusnya membuat peraturan daerah soal penertiban parkir liar ini.

"Dalam Undang-undang lalu lintas, tak ada program penggembosan. Mereka keluarkan perwako, sementara peraturan tak boleh melewati peraturan yang lebih tinggi. Kalau perda bisa," jelasnya.

(Tribun Manado/Finneke Wolajan)

Penulis: Finneke
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved