Pemerintah Afghanistan Akan Kirim Delegasi Pada Pertemuan di Rusia

Pemerintah Afghanistan telah mengkonfirmasi bakal mengirimkan delegasinya untuk hadir dalam pertemuan dialog internasional di Rusia

Pemerintah Afghanistan Akan Kirim Delegasi Pada Pertemuan di Rusia
AFP / WAKIL KOHSAR
Warga Afghanistan berjalan di bawah spanduk kandidat anggota parlemen jelang dilangsungkannya pemilihan yang akan digelar pada 20 Oktober mendatang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -Pemerintah Afghanistan telah mengkonfirmasi bakal mengirimkan delegasinya untuk hadir dalam pertemuan dialog internasional di Rusia membahas konflik negaranya, pada Jumat (9/11/2018) mendatang.

Kepastian tersebut setelah Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan, yang bertanggung jawab dalam upaya rekonsiliasi dengan kelompok militan, menyampaikan bakal mengirim perwakilan ke pertemuan tersebut.

Tentara Afghanistan berp[elukan dengan Taliban
Tentara Afghanistan berp[elukan dengan Taliban (ist)

"Kami akan mengirim empat perwakilan ke pertemuan itu," kata juru bicara dewan perdamaian tinggi, Sayed Ihsan Taheri kepada AFP, Senin (5/11/2018).

Baca: Dua Ledakan Bom Guncang Klub Gulat di Afghanistan, 16 Orang Tewas

Meski demikian, pihak Kementerian Luar Negeri Afghanistan tetap menolak mengkonfirmasi pengiriman delegasi tersebut dengan alasan masih melakukan pembicaraan dengan pejabat Rusia.

"Kami masih melakukan negosiasi dengan para pejabat Rusia," kata juru bicara kementerian, Sebaghtullah Ahmadi.

Pernyataan senada juga disampaikan pihak Taliban, melalui juru bicaranya Zabiullah Mujahid, yang mengatakan masih mempertimbangkan keikutsertaan dalam proses dialog yang digelar Rusia tersebut.

Baca: 8 Orang Tewas dalam Peristiwa Teror Bom Bunuh Diri Jelang Pemilihan Parlemen Afghanistan

Sebelumnya, pada Sabtu (3/11/2018), Pemerintah Rusia mengumumkan akan menjadi tuan rumah pertemuan dialog internasional membahas konflik 17 tahun Afghanistan pada 9 November mendatang.

Selain perwakilan dari Afghanistan dan Taliban, pihak Rusia juga mengundang AS, India, Iran, China, Pakistan dan lima negara bekas Soviet di Asia Tengah.

Pihak kedutaan besar AS di Kabul belum memberikan tanggapan terkait rencana pertemuan tersebut.

Baca: Momen Sangat Langka!  Militan Taliban dan Tentara Afghanistan Berpelukan, Rakyat Bersorak Gembira

Rusia sebelumnya telah mengupayakan pertemuan dialog tersebut pada bulan September lalu, namun batal lantaran Kabul bersikeras ingin agar proses dialog dipimpin Afghanistan.(Kompas.com)

Editor: Herviansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved