TKD Agustus 632 Guru Di Boltim Terlambat Dicairkan

Menurut Bendara Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Fatma HalimTunjangan kinerja daerah (TKD) 632 guru di Boltim terlambat dicairkan s

TKD Agustus 632 Guru Di Boltim Terlambat Dicairkan
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Kepala Dinas Pendidikan Bolaang Mongondow Timur, Yusril Damopolii 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TUTUYAN, TRIBUNMANADO.CO.ID - Tunjangan kinerja daerah (TKD) 632 guru di Boltim terlambat dicairkan

Menurut Bendara Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Fatma Halim mengatakan, memang TKD guru belum dicairkan sejak Agustus 2018.

"Ada beberapa guru yang belum melengkapi dokumen pendukung, sehingga memperhambat pengurusan pencairan TKD Agustus," ujar Fatma Halim, Minggu (4/11/2018).

Kata dia, pengurusan TKD harus dilakukan serentak, tidak sendiri-sendiri. Maka harus menunggu yang lain lengkap. Sebab akan melewati mekanisme mulai dari verifikasi dinas pendidikan dan badan kepegawaian.

"Waktu lalu kami sudah mencoba mengurus berkas TKD yang sudah ada, namun dipulangkan kembali dari badan kepegawaian," ujar dia lagi.

Ia menambahkan, persyaratan berkas yakni surat pertanggung jawaban mutlak dari Kepsek (Journal SPTJM), finger print serta dokumen pendukung seperti keterangan sakit atau lainnya harus disertakan.

Kepala Dinas Pendidikan Bolaang Mongondow Timur, Yusril Damopolii mengatakan, pekan depan TKD guru dicairkan.

"Semua berkas sudah lengkap, tinggal mengirim ke badan Kepegawaian untuk verifikasi kehadiran guru tersebut," ujar Yusril Damopolii.

Lanjut dia, jumlah TKD yang diterima guru tergantung kehadiran. Khusus di Boltim total TKD mencapai Rp600-700 juta. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved