Cerita yang Tersisa soal Pesparani Ambon, Fabian Kaloh Terharu Sulteng Turut Tampil

Banyak cerita yang bisa diungkapkan soal Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional Katolik pertama di Ambon, Maluku.

Cerita yang Tersisa soal Pesparani Ambon, Fabian Kaloh Terharu Sulteng Turut Tampil
ISTIMEWA
Penampilan Sulteng. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMBON - Banyak cerita yang bisa diungkapkan soal Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional Katolik pertama di Ambon, Maluku.

Termasuk kekaguman kontingen Sulawesi Utara (Sulut) terhadap penampilan Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sulteng baru saja mengalami bencana alam hebat tapi akhirnya datang.

Diketahui Keuskupan Manado berada di tiga provinsi yaitu Sulut, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.

Fabian Kaloh atau FK sebagai Wakil Ketua 2 Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (LP3KD) Sulut, juga sebagai Ketua KBK-KM, Sabtu (03/11/2018) terharu dengan penampilan dari Umat Sulteng mewakili LP3KD Sulteng.

Mereka luar biasa, hadir di tengah-tengah kondisi mereka yang masih berduka.

"Satu contoh ekspresi iman yang dalam, terus bersyukur dan memuji Tuhan dalam suka maupun duka," katanya.

Sulut juga sempat melihat penampilan Sulteng.

Mereka tampil dalam Paduan Suara Campuran.

Sebuah teriakan mengharukan diteriakkan peserta Sulteng selesai tampil.

"Sulteng bangkit," teriak mereka.(Tribun Manado/David Manewus)

Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved