Wakapolri Imbau Massa Tak ke Jakarta Ikut Aksi 211, FPI Doakan Korban Lion Air

Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto menegaskan bahwa pelaku pembakaran bendera di Garut.

Wakapolri Imbau Massa Tak ke Jakarta Ikut Aksi 211, FPI Doakan Korban Lion Air
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Peserta reuni akbar 212 berkumpul di lapangan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (02/12/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Wakapolri Komjen Polisi Ari Dono Sukmanto menegaskan bahwa pelaku pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat, kini tengah diproses hukum oleh pihak kepolisian.

Oleh karena itu ia mempertanyakan bila terus menerus ada aksi demonstrasi yang dilakukan seperti yang akan digelar pada Jumat (2/11/2018).

"Tiga orang pelaku sudah kami proses hukum sesuai tuntutan massa, kalau terus-terusan demo justru kami semua bertanya-tanya, siapa sebenarnya mereka," kata Ari Dono.

Baca: Pakar Islam: Tidak Ada Bendera Tauhid

Ari Dono khawatir jika gerakan massa itu ditunggangi sekelompok orang dengan kepentingan tertentu di balik berbagai dalih.

Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukamto
Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukamto (Wartakotalive.com)

Oleh sebab itu Wakapolri mengatakan akan melakukan pemeriksaan di beberapa lokasi kepada massa untuk menjamin aksi berlangsung damai.

"Tindakan pemeriksaan di beberapa tempat akan kami lakukan untuk mencegah gerakan massa itu ditumpangi orang-orang tertentu dengan berbagai dalih yang kemudian membawa barang yang dilarang seperti senjata tajam dan lain-lain," tegasnya.

Baca: Perkembangan Kasus Bakar Bendera: Uus Beli Bendera Tauhid di Facebook

Wakapolri juga mengatakan pihak kepolisian sudah menyiapkan 14 ribu personel untuk menjaga massa yang diperkirakan jumlahnya mencapai 10 ribu orang.

Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto mengimbau warga dari luar Jakarta untuk tidak datang ke ibu kota dalam rangka mengikuti aksi 211.

Menurutnya imbauan itu diberikan lantaran Jakarta tengah sibuk menangani tragedi jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin kemarin.

Baca: Tanggapan Sejumlah Tokoh tentang Pembakaran Bendera: Jangan Seret ke Politik

"Imbauan itu sudah dikeluarkan Kapolda dan tokoh masyarakat agar yang dari Jakarta tak datang kemari untuk aksi besok. Kenapa? Karena kita sedang berduka, setelah gempa Lombok, Palu, kini jatuhnya pesawat Lion Air. Kalau kita harus seperti itu kok rasanya kita tak berempati, tapi kalau memang mau ke Jakarta diharapkan tertib,"ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved