Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini Sebelas Kelompok Ekonomi yang Sebabkan Inflasi Sulut

Ada sebelas kelompok ekonomi yang menyebabkan Inflasi di Sulawesi Utara (Sulut) pada Oktober 2018.

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Indry Panigoro
Harga tomat di tiga pasar Boltim, mengalami deflasi. Menurut pedagang Ica Pudi (38) mengatakan, minggu lalu harga tomat berkilogram Rp 2000. Sekarang naik Rp 4000. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ada sebelas kelompok ekonomi yang menyebabkan Inflasi di Sulawesi Utara (Sulut) pada Oktober 2018.

Sebelas kelompok tersebut yaitu kelompok bahan makanan, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau, perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar, sandang dan pendidikan, rekreasi dan olahraga.

Baca: Kelompok Ekonomi ini Masih Alami Deflasi

Laju inflasi pada bulan Oktober 2018, terutama disebabkan oleh laju inflasi kelompok bahan makanan yang mencatatkan inflasi sebesar 0,96 persen dengan menyumbangkan andil inflasi sebesar 0,22 persen.

Baca: Olly Makan Malam dengan Taruna Akademi Angkatan Udara

"Inflasi kelompok bahan makanan
terutama disebabkan oleh kembali meningkatnya harga komoditas tomat sayur yang sempat menyentuh harga terendahnya pada tahun ini," jelas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Sulawesi Utara Soekowardojo, Jumat (02/11/2018).

Baca: OJK Sulutgomalut Apresiasi PKK Bitung yang Aktif di Bursa Saham

Komoditas tomat sayur sendiri
menyumbangkan andil inflasi sebesar 0,10 persen.

Berkurangnya suplai di pasar juga
menjadi salah satu alasan komoditas cabai rawit dan tindarung masing-masing
menyumbangkan andil inflasi sebesar 0,09 dan 0,06 persen.

Baca: Jelang Natal, TPID dan Bank Indonesia Siapkan Pengendalian Inflasi

Di sisi lain, komoditas bawang merah, anggur dan pisang menahan laju inflasi dengan menyumbangkan andil
deflasi masing-masing sebesar -0,07 persen, -0,04 persen, dan -0,04 persen.

Inflasi juga didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar yang menyumbangkan inflasi sebesar 0,17 persen dengan menyumbangkan andil inflasi sebesar 0,05 persen.

Baca: Sulut Alami Inflasi pada Oktober 2018

Inflasi pada kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar disumbangkan oleh inflasi yang terjadi pada komoditas seng dengan andil inflasi bulanan sebesar 0,05 persen.

Tingginya permintaan seng diperkirakan menjadi sebab meningkatnya harga komoditas seng pada bulan Oktober 2018. (Amg)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved