Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berikut 8 Tragedi Kecelakaan Pesawat Terbang yang Pernah Terjadi di Indonesia

Berikut 8 Tragedi Kecelakaan Pesawat Terbang yang Pernah Terjadi di Indonesia

Editor: Aldi Ponge
Kompas.com
Pesawat Garuda mendarat darurat di Sungai Bengawan Solo pada 7 Maret 2007 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Tanjung Karawang menjadi duka yang mendalam bagi Indonesia.

Pesawat penerbangan rute penerbangan Jakarta-Pangkalpinangtersebut jatuh di sekitar Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi setelah sebelumnya mengalami hilang kontak pada pukul 06.33 WIB.

Baca: Inilah 30 Pulau Wisata Nan Eksotis di Dunia versi Web Tour Scanner

Pesawat tersebut diketahui memuat 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, serta 7 kru.
Peristiwa naas kecelakaan pesawat terbang bukan kali pertama terjadi di Indonesia.

Berikut adalah beberapa tragedi kecelakaan pesawat yang pernah terjadi di Indonesia

1. Garuda Indonesia Jatuh ke Bengawan Solo (2002)

Pada 16 Januari 2001, pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-300 terbang dari Ampenan, Nusa Tenggara Timur ke Yogyakarta.

Baca: Inilah Asal-usul Nama New Zealand Alias Selandia Baru

Di tengah perjalanan, mesin pesawat mati mendadak, pilot mencoba menghidupkan mesin tiga kali namun terus gagal.

Di tengah kondisi darurat tersebut, Kapten Abdul Razak melihat perairan Sungai Bengawan Solo.

Pada 16 Januari 2001, pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-300 jatuh di sungai Bengawan Solo.
Pada 16 Januari 2001, pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-300 jatuh di sungai Bengawan Solo. (moslemtoday.com)

Kapten Abdul Razak mengontak petugas Bandara Adisutjipto Yogyakarta dan mengabarkan pesawat akan mendarat darurat di Sungai bengawan Solo.

Baca: 7 Penginapan Murah Berlokasi Strategis di Pangkalpinang, Tarif Mulai Rp 300 Ribuan

Dari total 60 orang yang berada di pesawat, 1 awak kabin tewas dan 12 penumpang mengalami luka berat dan 10 mengalami luka ringan.

2. Mandala Airlines Jatuh di Padang Bulan (2005)

Pada 5 September 2005, Mandala Airlines dengan nomor penerbangan RI 091 jatuh di kawasan Padang Bulan, Medan.

Kecelakaan Mandala Air
Kecelakaan Mandala Air (www.planecrashes.org)

Kecelakaan ini terjadi pada saat pesawat yang membawa 112 penumpang dan 5 awak kabin sedang lepas landas dari Bandara Polonia Medan.

Kecelakaan menyebabkan 100 orang meninggal dunia.

3. KI 574 Adam Air jatuh di Selat Makasar (2007)

Pada 1 Januari 2001 KI 574 milik Adam Air jatuh di Selat Makasar.


Grafis kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 dan AdamAir 574.
Grafis kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 dan AdamAir 574. (Tribun Jogja/Tim Grafis)

KI 574 adalah penerbangan domestik dengan rute Jakarta-Surabaya-manado hilang setelah transit di Surabaya dan melanjutkan penerbangan ke Bandara Sam Ratulangi, Manado.

Akibat kecelakaan ini 102 yang terdiri dari 96 penumpang dan 6 awak kabin meninggal dan terkubur bersama pesawat boeing 737-400 di dasar laut.

4. Garuda Indonesia Tergelincir di Bandara Adi Sucipto (2007)

Boeing 737-400 milik masakapai penerbangan Garuda Indonesia mengalami kecelakaan di Bandara Adi Sucipto pada 7 Maret 2007.

Badan pesawat udara Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA 258 yang dikabarkan tergelincir di runway 3, Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (1/2/2017), petang.
Badan pesawat udara Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA 258 yang dikabarkan tergelincir di runway 3, Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (1/2/2017), petang. (Tribun Timur)

Pesawat Garuda Indonesia mengalami kecelakaan ketika sedang melakukan pendaratan.

Ban pesawat pecah, tergelincir dan kemudian terbakar.

Akibat dari kecelakaan tersebut, 21 penumpang dan 1 awak kabin pesawat meninggal dunia.

5. Xian MA60 Merpati Nusantara Jatuh di Perairan Kaimana (2011)

Pesawat Xian MA60 milik maskapai penerbangan Merpati Nusantara mengalami kecelakaan di perairan Kaimana pada 7 Mei 2011.

Merpati Nusantara
Merpati Nusantara (Kompas.com)

Pesawat Xian MAS60 jatuh di Kaimana, Papua Barat karena adanya kesalahan teknis pada gir roda depan yang menyebabkan pesawat tidak bisa mendarat meski jarak dengan landasan sudah dekat.

Akhirnya pilot memutuskan untuk menaikkan pesawat dan mencari pendaratan di atas air.

Namun pendaratan di atas air malah membuat pesawat tenggelam dan mengakibatkan 25 orang tewas karena tidak bisa keluar dari pesawat.

6. Superjet Sukhoi Menabrak Tebing Batu Gunung Salak (2012)

Sukhoi Superjet 100 mengalami kecelakaan pada 09 Mei 2012.

Lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 di tebing Gunung Salak. Dari kejauhan tampak titik putih yang diduga serpihan pesawat.
Lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 di tebing Gunung Salak. Dari kejauhan tampak titik putih yang diduga serpihan pesawat. (TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN)

Pesawat itu menabrak tebing batu Gunung Salak dan mengakibatkan hancur berkeping-keping.

Total korban tewas dalam kecelakaan tersebut sebanyak 45 orang.

7. QZ8501 Air Asia Jatuh di Selat Karimata (2014)

Pesawat QZ8501 milik maskapai penerbangan Air Asia  jatuh di Selat Karimata, dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada 28 Desember 2014.

Kapal Crest Onyx mengangkat ekor pesawat Air Asia QZ8501 di perairan Laut Jawa, Sabtu (10/1/2015). Tim SAR gabungan pada 9 Januari 2015 telah menemukan ekor AirAsia Flight QZ8501, ini berpotensi menandai langkah besar untuk menemukan kotak hitam pesawat dan membantu memberi petunjuk apa yang menyebabkannya menabrak laut pada 28 Desember 2014 lalu.
Kapal Crest Onyx mengangkat ekor pesawat Air Asia QZ8501 di perairan Laut Jawa, Sabtu (10/1/2015). Tim SAR gabungan pada 9 Januari 2015 telah menemukan ekor AirAsia Flight QZ8501, ini berpotensi menandai langkah besar untuk menemukan kotak hitam pesawat dan membantu memberi petunjuk apa yang menyebabkannya menabrak laut pada 28 Desember 2014 lalu. (AFP PHOTO / Prasetyo Utomo / POOL )

Pesawat jenis Airbus 320 itu mengangkut 162 penumpang yang terdiri dari 138 penumpang dewasa, 16 anak-anak, 1 balita, 4 kru kabin dan 1 pilot serta 1 kopilot.

Pesawat ini lepas landas dari Bandara Juanda Sidoarjo, Jawa timur pada pukul 05.20 WIB dan direncanakan tiba di Bandara Changi, Singapura pukul 08.20 waktu setempat.

Namun sekitar pukul 06.17 WIB pesawat hilang kontak.

8. Lion Air JT 610 Jatuh di Tanjung Karawang (2018)

Pesawat komersial Lion Air JT 610 dilaporkan hilang kontak setelah bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Pangkal Pinang sekitar pukul 06.20 WIB.

Pesawat JT 610 dijadwalkan tiba di Bandara Pangkal Pinang pada pukul 07.20 namun mengalami hilang kontak pada pukul 06.33 WIB dan diketahui tenggelam di perairan Tanjung Karawang.

Pesawat ini membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 awak kabin pesawat.

TONTON JUGA:

TAUTAN AWAL: http://travel.tribunnews.com/2018/10/29/8-tragedi-kecelakaan-pesawat-terbang-yang-pernah-terjadi-di-indonesia?page=all

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved