Terkait Kecelakaan di Tambang Lanud Boltim, Polres Kotamobagu Menutupnya Sementara

Kasat Reskrim Polres Kotamobagu AKP Muh Aswar Nur menutup sementara tambang Lanud di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara.

Terkait Kecelakaan di Tambang Lanud Boltim, Polres Kotamobagu Menutupnya Sementara
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Korban bernama Rasmin Paputungan (50) dari desa Ambang, Kecamatan Bolaang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Kasat Reskrim Polres Kotamobagu AKP Muh Aswar Nur menutup sementara tambang Lanud di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara.

Menurut dia, penutupan tambang dilakukan karena pada Sabtu (27/10/2010) sekitar pukul 11.00 Wita, ada korban tewas akibat tertimbun material di lokasi.

Korban bernama Rasmin Paputungan (50) dari desa Ambang, Kecamatan Bolaang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow.

"Kami sementara menutup areal tambang tersebut, untuk proses penyelidikan," ujar AKP Muh Aswar Nur, Senin (29/10/2018).

Lanjut dia, tambang ilegal di Lanud, akan ditutup.

Pemiliknya segera dipanggil untuk dimintai keterangan terhadap korban yang tertimbun material.

Camat Modayag, Uyun Pangalima mengatakan, lahan tambang tersebut tidak mengantongi izin.

Korban meninggal tertimbun tanah.

Menurut penuturan teman korban, dia sedang menggali material di samping tiba-tiba material jatuh dan menimpanya.

"Korban sempat dilarikan ke Puskesmas kemudian ke rumah sakit, namun nyawanya sudah tak tertolong lagi," ujar Uyun Pangaliman.

Ia menambahkan, perlu fasilitas keamanan bagi pekerja tambang, pengetahuan pertambangan terkait struktur tanah serta usahanya berizin.

(Tribunmanado.co.id/Vendi Lera)

Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved