Pesawat Lion Air yang Jatuh Membawa 178 Penumpang Dewasa, 1 Anak-anak, dan 2 Bayi

Pesawat Lion Air JT-610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang dipastikan jatuh di sekitar perairan dekat Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

Pesawat Lion Air yang Jatuh Membawa 178 Penumpang Dewasa, 1 Anak-anak, dan 2 Bayi
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA
Ilustrasi. Pesawat Lion Air di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/7/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pesawat Lion Air JT-610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang dipastikan jatuh di sekitar perairan dekat Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

Kepala Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Sindu Rahayu menuturkan, pesawat tersebut membawa 181 penumpang, terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak, dan 2 bayi.

Baca: BREAKING NEWS - Pesawat Lion Air JT-610 Rute Jakarta-Pangkal Pinang Hilang Kontak

"Pesawat membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak, dan 2 bayi dengan 2 pilot dan 5 FA (flight attendant). Sampai saat ini telah hilang kontak selama kurang lebih 3 jam," ujar Sindu melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/10/2018).

Baca: Begini Penjelasan Resmi Lion Air Terkait Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 di Perairan Karawang

Pesawat dengan tipe B737-8 Max terbang dari Bandar Udara Soekarno-Hatta menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang.

Pesawat dilaporkan telah hilang kontak pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.33 WIB.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP itu dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E.

Sindu mengatakan, pesawat Lion Ait itu berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB. Pesawat juga sempat meminta return to base sebelum akhirnya hilang dari radar.

Baca: Ini Dia Fakta-fakta Pesawat Lion Air JT-610 Jakarta-Pangkalpinang yang Hilang Kontak

"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub saat ini tengah berkoordinasi dengan Basarnas, Lion Air selaku operator dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Perum LPPNPI untuk melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap pesawat JT 610," kata Sindu. (*)

Editor: Indry Panigoro
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved