Jihad Islam Serukan Gencatan Senjata saat Israel Membalas 30 Roket dari Gaza

Kelompok teror yang didukung Iran di Gaza mengatakan akan menghentikan tembakan setelah berbicara dengan Mesir

Jihad Islam Serukan Gencatan Senjata saat Israel Membalas 30 Roket dari Gaza
Timesofisrael.com
Warga menyaksikan kerusakan gedung di Gaza City pada Sabtu (27/10/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, GAZA CITY - Kelompok teror yang didukung Iran di Gaza mengatakan akan menghentikan tembakan setelah berbicara dengan Mesir; tidak ada pengakuan atas kesepakatan oleh Israel, yang melakukan target 95 serangan.

 
Dikutip dari timesofisrael.com, Jihad Islam mengumumkan pada hari Sabtu bahwa mereka telah menyetujui gencatan senjata ditengahi Mesir untuk mengakhiri perang yang meningkat dengan Israel, ketika jet-jet Israel menyerang situs-situs di Jalur Gaza milik organisasi teror Palestina.

Seorang juru bicara kelompok itu mengatakan kepada situs berita Safa yang berbasis di Gaza bahwa perjanjian gencatan senjata mulai berlaku setelah komunikasi Mesir dengan para pemimpinnya.

Dia mengatakan Jihad Islam akan tetap berkomitmen pada gencatan senjata selama Israel melakukan hal yang sama.

Tidak ada pengakuan segera tentang deklarasi gencatan senjata di Israel, yang di masa lalu telah membantah pemberitaan oleh kelompok-kelompok teror yang bermarkas di Gaza mengenai pemahaman untuk mengakhiri pertempuran.

Menteri Pertahanan Avigdor Liberman bertemu dengan Kepala Staf IDF Gadi Eisenkot dan pejabat keamanan utama lainnya pada saat pengumuman itu.

Menhan Avigdor Liberman bertemu Kepala Staf IDF Gadi Eisenkot di markas IDF Tel Aviv sabtu.
Menhan Avigdor Liberman bertemu Kepala Staf IDF Gadi Eisenkot di markas IDF Tel Aviv sabtu. (Timesofisrael.com)

Beberapa jam setelah Jihad Islam mengumumkan gencatan senjata, Dewan Regional Eshkol mengangkat perintah bahwa penduduk harus tetap berada di dekat tempat perlindungan bom.

Namun, pembatasan tetap berlaku, membatasi pertemuan di luar ruangan untuk 100 orang dan orang-orang di dalam ruangan hingga 500.

Deklarasi oleh Jihad Islam untuk mengakhiri tembakan roket datang ketika Pasukan Pertahanan Israel mengatakan jet tempur menyerang delapan target yang terkait dengan kelompok teror yang didukung Iran di tiga fasilitas militer terpisah setelah Israel terkena tembakan roket dari Gaza semalam dan pada Sabtu pagi. 

Target Gaza termasuk tempat produksi senjata dan sebuah pabrik yang membuat bagian untuk terowongan bawah tanah, kata tentara, menambahkan bahwa nanti dekat sekolah.

Halaman
1234
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved