(VIDEO) Menyerahkan Diri, Gini Pengakuan Pemuda di Riau yang Bacok Adik Perempuannya

Pelaku pembacokan adik kandung menyerahkan diri setelah dilaporkan ke polisi oleh keluarganya.

Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Usril mengatakan, pelaku diduga mengalami stres dan gangguan kejiwaan.

Selain itu, pelaku juga memiliki kartu berobat kontrol dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Pekanbaru.

Diduga karena stres yang dialaminya, emosi pelaku sering kali tak terkontrol.

"Tapi kalau emosi sampai menggunakan parang atau benda tajam memang baru kali ini. Hanya karena cekcok mulut dengan adiknya," katanya, dikutip dari TribunPekanbaru.com.

Gejala stres pelaku terlihat beberapa tahun terakhir ini usai pelaku drop out (DO) dari kampus.

Sejak itu pelaku tampak depresi hingga pihak keluarga membawa pelaku berobat jalan ke RSJ Tampan Pekanbaru.

Sementara AR, yang merupakan guru honorer, masih menjalani perawatan intensif.

Kasus pembacokan yang baru-baru ini menjadi perhatian salah satunya di Jalan Raya Gabus-Tlogoayu, depan SMPN 1 Gabus, Pati, Jumat (19/10/2018) dini hari.

Seorang pria, Warga Desa Brati, Kecamatan Kayen, Pati berinisial Sug (48) tewas usai dibacok dan.

Melansir Kompas.com, Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti mengatakan, pelaku yang berinisial DS (27) merupakan warga Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Pati.

Halaman
123
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved