Meninggal di Usia Muda, Pemerintah Mesir Sebut Mumi Wanita Bertato di Luxor Ini Pemuka Agama

Empat tahun setelah tubuh mumi bertato unik ditemukan di makam Luxor, pemerintah Mesir secara resmi mengklarifikasi.

Meninggal di Usia Muda, Pemerintah Mesir Sebut Mumi Wanita Bertato di Luxor Ini Pemuka Agama
ISTIMEWA
Mumi wanita bertato pada leher sebagai simbol perlindungan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meninggal di Usia Muda, Mumi Wanita Bertato di Luxor Ini Diduga Pemuka Agama

Empat tahun setelah tubuh mumi bertato unik ditemukan di makam Luxor, pemerintah Mesir secara resmi mengonfirmasi bahwa kerangka tersebut milik seorang tokoh agama yang dihormati pada masanya.

Ia diduga meninggal pada usia akhir 20 atau awal 30.

“Ilmu sains dan arkeologi mengungkapkan bahwa mumi wanita ini kemungkinan hidup antara 1300 dan 1070 BCE. Mereka diperkirakan meninggal saat berusia antara 25 hingga 34 tahun,” kata Mustafa el Waziri, Sekretaris Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir.

Tanpa tangan, kaki, kepala atau panggul, sulit untuk menentukan usia mumi bertato tersebut. Makam yang telah dijarah juga memberikan sedikit petunjuk tentang sejarahnya. Membuat para peneliti berusaha keras untuk memahami latar belakangnya dengan segala cara.

Yang mereka tahu saat itu hanyalah sebuah tubuh berhiaskan 30 desain nan rumit yang digambar di bahu, leher, punggung, dan lengan.

Beberapa gambarnya berupa bunga teratai dan babun, menunjukkan sifat magis penyembuhan atau perlindungan terhadap penyakit.

Namun, yang paling menonjol adalah gambar mata beserta ukiran garis-garis meliuk.

Banyaknya ‘wadjet’ atau mata Horus yang ada di tubuh mumi, bisa dilihat pada dinding kuil di mana dewi Hathor disembah.

Mumi ini kehilangan tangan, kepala dan tulang panggulnya akibat penjarahan
Mumi ini kehilangan tangan, kepala dan tulang panggulnya akibat penjarahan ()

Tato bergambar mulai muncul di Mesir Kuno sekitar 5000 tahun lalu. Sebelum itu, seni menghias tubuh hanya terdiri dari titik dan garis sederhana.

Gambar tato kuno yang kompleks ini membuatnya lebih langka, membuat peneliti sulit untuk berspekulasi tentang maknanya.

Dengan adanya penemuan baru ini, perdebatan tentang apakah tato wanita tersebut menjadi simbol pemuka agama atau sebagai cara untuk menyembuhkan penyakitnya kembali muncul.

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Mumi Wanita Bertato di Luxor Diduga Pemuka Agama yang Meninggal di Usia Muda, http://travel.tribunnews.com/2018/10/25/mumi-wanita-bertato-di-luxor-diduga-pemuka-agama-yang-mati-di-usia-muda.

Editor: Rizky Tyas Febriani

Editor: Alexander Pattyranie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved