Terlalu Jago, Mourinho Minta Bonucci-Cheillini Mengajar di Harvard

Mourinho mengatakan kekuatan Juve yang sebenarnya adalah saat bertahan dalam kondisi unggul melalui duo bek sentral Bonucci dan Chiellini.

Editor:
net
Leonardo Bonucci dan Giorgio Chellini 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelatih Manchester United, Jose Mourinho tampaknya tak mau banyak berdalih atas kekalahan timnya dari Juventus (0-1) di matchday 3 Grup H Liga Champions 2018/19, Rabu (24/10) dini hari WIB. Mourinho mengakui Juventus bermain baik dan layak meraih kemenangan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung dan Prediksi EUROPA League: AC Milan vs Real Betis

MU cukup beruntung karena di laga lainnya Valencia hanya bermain imbang kontra Young Boys. Setidaknya Setan Merah masih memiliki harapan lolos ke fase gugur jika mampu mengalahkan Valencia dan Young Boys di matchday 5 dan 6 nanti, dengan syarat bisa mencuri poin di Turin.

Jose Mourinho menilai salah satu kekuatan utama Juventus adalah pertahanan mereka yang dikawal Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Kedua bek senior itu menggunakan pengalamannya dengan baik untuk menghadapi serangan-serangan MU.

Baca: Jadwal Siaran Langsung dan Prediksi EUROPA League: Chelsea vs BATE Borisov

Pergi ke Harvard

Mourinho tampaknya ingin menyindir barisan pertahanannya sendiri dengan memuji Bonucci dan Chiellini. Dia mengakui Juve bermain baik saat menyerang, namun kekuatan Juve yang sebenarnya adalah saat bertahan dalam kondisi unggul.

Leonardo Bonucci dan Giorgio Chellini
Leonardo Bonucci dan Giorgio Chellini (reuters)

"Saya pikir hasil ini mungkin akan berbeda jika saya bisa memainkan [Marouane] Fellaini atau [Alexis] Sanchez sebagai pemain pengganti untuk 20 menit akhir. Namun saya tak ingin membahas soal itu," ujar Mourinho di laman resmi UEFA.

"Juve bermain baik. Saya pikir tuan Bonucci dan tuan Chiellini bisa pergi ke Harvard University dan memberi pelajaran soal bagaimana cara bertahan yang baik."

Baca: Jadwal Siaran Langsung dan Prediksi EUROPA League: Sporting Lisbon vs Arsenal

Lebih lanjut, Mourinho menilai secara tak langsung pertandingan sebenarnya sudah berakhir saat Juve berhasil mencuri gol pembuka. Sebab, begitu unggul, Juve mengubah pendekatannya dan bermain lebih defensif.

"Semua pemain sudah mencoba, semua memiliki mentalitas kuat untuk berjuang sampai akhir. Juventus merasakannya dan mengakhiri pertandingan dengan bek tengah ekstra untuk ditambahkan pada Chiellini dan Bonucci yang luar biasa."

"Ini laga yang begitu sulit bagi kami. Saya pikir kami bisa meraih sesuatu, tapi itu tak mungkin," tutupnya.

Sumber: Bola
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved