Pasien Diare di Boltim Meningkat di Akhir September, Ini yang Dilakukan Dinkes Boltim
Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, seriusi masalah pasien diare di Puskesmas Kotabunan
Penulis: | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, seriusi masalah pasien diare di Puskesmas Kotabunan.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boltim, Eko Marsidi mengatakan, terjadi peningkatan kunjungan pasien di Puskesmas Kotabunan dalam dua minggu terakhir.
"Terhitung di minggu ke 40 yakni 31 September-6 Oktober 2018, jumlah pasien diare berjumlah 50 orang didominasi anak balita (1-4 tahun) di Puskesmas Kotabunan," ujar Eko Marsidi, Selasa (23/10/2018).
Kata dia, evaluasi perminggu, perkembangan kunjungan pasien pada minggu ke 42 (21-27 Oktober 2018) turun menjadi 15 orang (1-4 tahun).
Lanjut dia, hasil sementara dugaan Dinkes, karena air kurang bagus dan pola makan. Maka untuk lebih jelas air diteliti di laboratorium.
Kepala Bidang (Kabid) P2P dan Wabah, Sammy Rarung mengatakan, menjaga kebersihan paling penting.
"Ibu-ibu dalam memberi makan pada anak tangannya harus dicuci bersih gunakan sabun. Sebab diare banyak menyerang balita umur 1-4 tahun," ujar Sammy Rarung. (Ven).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/boltim_20181002_153236.jpg)