Nilai Impor Buah Melewati Ekspor Buah Lokal

Upaya pemerintah mengerem impor buah-buahan belum membuahkan hasil. Alih-alih surplus, nilai impor buah Indonesia

Nilai Impor Buah Melewati Ekspor Buah Lokal
kontan
Buah impor 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Upaya pemerintah mengerem impor buah-buahan belum membuahkan hasil. Alih-alih surplus, nilai impor buah Indonesia hingga kuartal III 2018 tercatat naik signifikan. Sementara pada periode serupa, ekspor buah dari Indonesia justru merosot.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor buah periode Januari-September 2018 sebesar US$ 908,5 juta atau naik 11,5% dibandingkan periode sama 2017 yang sebesar US$ 814,8 juta.

Sementara itu, nilai ekspor buah justru merosot menjadi sekitar US$ 587,1 juta atau turun 10,27% dibandingkan dengan periode sama 2017 yang sebesar US$ 654,36 juta.

Ketua Umum Asosiasi Eksportir Sayur dan Buah Indonesia (AESBI) Hasan Johnny Widjaja menilai, kenaikan impor buah terjadi karena masyarakat Indonesia lebih suka dengan buah impor daripada buah produksi lokal. Hal ini terjadi karena pengembangan varietas buah impor lebih banyak dibandingkan dengan produk buah dalam negeri.

Buah impor
Buah impor (kontan)

Dia mengakui, potensi buah lokal besar. "Namun sayangnya tidak dikembangkan dalam konsep kawasan terpadu sehingga produksi dan ekspornya tidak bisa meningkat signifikan," kata Hasan kepada KONTAN, Minggu (21/10).

Akibatnya, ia menyatakan, tanpa pengembangan kawasan terpadu, panen buah-buahan Indonesia cenderung tidak stabil dan tidak banyak berubah dari tahun ke tahun.

Baca: Buah Lokal Lebih Baik Dibanding Buah Impor

Namun pandangan berbeda disampaikan Ketua Umum Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (Aseibssindo) Khafid Sirotuddin. Ia mengatakan, volume impor buah-buahan sebenarnya sedang menurun. Namun nilainya meningkat pesat karena terdongkrak oleh penurunan nilai rupiah terhadap dollar AS.

Dia menyatakan, berdasarkan data anggota Aseibssindo, dalam tiga tahun terakhir, volume impor turun 40%-60%. "Produksi dalam negeri lebih besar," jelasnya.

Namun, ia tak merinci besaran volume tersebut. Kenaikan volume ekspor itu terdorong ekspansi swasta dalam mengembangkan kawasan buah. Salah satunya kawasan nanas di Lampung.

Menurutnya, kerjasama pemerintah dan swasta dalam mengembangkan buah-buahan tropis seperti manggis, pisang, nanas, mangga dan sebagainya bisa menaikkan volume ekspor. Ia optimistis, ekspor buah lokal akan meningkat di masa mendatang.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved