Caleg Golkar Sulut Jualan Jokowi: Rebut Coattail Effect Petahana

Elektabilitas capres petahana Joko Widodo tak banyak berpengaruh untuk mendongkrak elektabilitas Partai Golkar di Pemilu Serentak 2019.

Caleg Golkar Sulut Jualan Jokowi: Rebut Coattail Effect Petahana
RYO NOOR
Pelantikan Golkar Sulut 

Mengenai dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf, Airlangga menjamin para caleg akan berupaya memenangkan pasangan nomor urut 01 itu. "Kalau kami jelas dukung Pak Jokowi-Ma'ruf. Dan Partai Golkar akan memenangkan pemilu tersebut," lanjut dia.

Ia merasa yakin karena melihat capaian kinerja pemerintahan Jokowi selama empat tahun ini. "Empat tahun pemerintahan Pak Jokowi kan sudah jelas bahwa kemiskinan berkurang, pertumbuhan ekonomi tetap stabil, inflasi di angka yang rendah," kata Airlangga.

"Dan sekarang Pak Presiden didukung 6 parpol pendukung. Semakin ke sini kami tambah yakin (menang)," kata Airlangga lagi.

Jokowi bicara soal kedekatan antara tokoh politik dengan masyarakat. Dia menyinggung, jangan hanya ada momentum pilpres dan pileg, tokoh politik baru mendekat ke masyarakat.

Jokowi mengatakan, tantangan partai politik saat ini adalah mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai politik sendiri. Karenanya, partai politik haru bekerja keras untuk itu.

"Saya ingatkan tantangan partai politik, terutama tugas mengembalikan kepercayaan ke partai politik, keluhuran politik. Ini kerjaan kita ke depan. Dan ini tidak terjadi kalau tokoh politik adu hoaks, saling mencaci," kata Jokowi saat menghadiri peringatan HUT ke-54 Partai Golkar di JIExpo, KEmayoran, Jakarta Pusat, Minggu (21/10/2018).

"Saya percaya Golkar sebagai partai senior dapat menjadi partai panutan dalam kerja politik yang baik. Saya percaya Golkar dapat menjadi panutan partai politik bagi rakyat," katanya.

Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan PDIP dan Gerindra berpotensi menempati peringkat dua besar di Pemilu 2019. Survei ini dilakukan pada tanggal 12-19 Agustus 2018 dengan melibatkan 1.200 responden di 33 provinsi Indonesia.

Adapun pertanyaan yang diajukan kepada responden adalah apabila pemilu legislatif dilakukan hari ini, partai manakah yang akan dipilih. Sebanyak 24,8 persen memilih PDIP dan Gerindra sebesar 13,1 persen.

Dari hasil survei, Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby melihat kedua partai itu akan mendapatkan efek ekor jas atau coat-tail effect maksimal di Pemilu 2019. "Kedua partai ini, PDI-P dan Gerindra paling potensial menjadi partai utama di Pileg 2019 yang mendapat berkah dari capres yang didukungnya," papar Adjie melalui rilis survei di kantornya, belum lama ini.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved