Breaking News:

Umat Paroki Watutumou Ziarah ke Woloan, Ini Kata Pastor John Soal Maria dan Ziarah

Umat Paroki Santa Ursula Watutumou mengadakan ziarah rosario di Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Woloan

Tribun manado / David Manewus
Umat Paroki Santa Ursula Watutumou mengadakan ziarah rosario di Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Woloan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Umat Paroki Santa Ursula Watutumou mengadakan ziarah rosario di Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Woloan. Pastor Paroki Watutumou Pastor John Rawung memimpin misa. Diakon Rikon Patiama menemani.

Pastor John mengatakan dalam renungan Maria telah menerima, mengandung melahirkan Sang Sabda, Kristus Yesus dan mengantarnya dan menghantarnya dalam seluruh karya keselamatan.

Peran Maria sebagai Bunda Allah ini dipandang sebagai peran paling fundamental dan sentral dalam sejarah keselamatan manusia dan sekaligus menjadi alasan terdalam untuk membenarkan puja-puji, hormat dan cinta kepada Maria.

"Inti devosi kepada maria ialah memuji Maria, mencintai Maria, memohon pengantaraan doa Maria," katanya.

Ia mengatakan soal ziarah, mereka meninggalkan kesibukan sehari-hari dan berjalan ke tempat ziarah ini. Pengalaman fisik ini mengingatkan kita bahwa kita semua (Gereja) sedang berziarah menuju tanah air surgawi.

"Dan kita bersyukur dalam peziarahan kita di dunia ini, kita ditemani oleh Bunda Maria," katanya.

Ia mengatakan berziarah merupakan kebiasaan cukup umum dalam masyarakat di segala jaman. Umat Yahudi sejak lama beziarah ke tempat suci Bait Allah di Yerusalem.

"Bahkan merupakan kewajiban bagi setiap orang Yahudi yang berumur 12 tahun ke atas," katanya.

Ia mengatakan di kalangan umat Katolik kebiasaan berziarah muncul sejak para martir menjadi sasaran devosi. Orang-orang mengunjungi kubur-kubur dan relikwinya.

"Pada abad pertengahan tempat ziarah yang paling penting yaitu Tanah Suci Palestina, tempat kelahiran Yesus," katanya

Ia mengatakan dalam praktik devosional kepada Maria, devosi sering dilakukan dengan berziarah ke tempat yang sangat dekat dengan Maria seperti di Lourdes (Perancis), Sendang Sono (Jawa Tengah) bahkan hampir di setiap paroki ada tempat ziarah Maria. Termasuk Gereja ini gereja Bunda Hati Kudus Woloan, yang ditahbiskan Mei 1929 adalah tempat ziarah pertama bagi umat Keuskupan Manado, dan sangat melekat erat dengan semangat dan devosi kepada Bunda Hati Kudus.

"Gereja BHKY merupakan replika dari Basilika Bunda Hati Kudus di Issoudon , Prancis yang dibangun atas Pater Jules Chevalier, pendiri tarekat MSC," katanya.

Ia mengatakan Basilika di Prancis ini dipersembahkan kepada Maria Bunda Hati Kudus , karena berkat doa dan perantara, Maria Bunda Hati Kudus karena berkat doa dan perantara Maria Bunda Hati Kudus maka Tarekat MSC boleh berdiri. Dan 2 tahun kemudian gelar "Bunda Hati Kudus", diresmikan sebagai gelar yang sah untuk Bunda Maria.

"Maria tidak bisa dipuji dan dicintai secara terpisah dari Allah Tritunggal sendiri," ujarnya.

Penulis:
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved