Menjadi Cantik Tanpa Menyakiti Hewan

Lewat kampanye dan gerakan ini, diharapkan kelak tidak ada lagi hewan yang harus mati atau menderita demi kecantikan orang lain.

Menjadi Cantik Tanpa Menyakiti Hewan
Ilustrasi 

Ternyata ada.

Salah satunya adalah The Body Shop, perusahaan asal Inggris yang pendirinya, Anita Roddick, adalah juga penyayang binatang dan aktivis lingkungan.

“Semua produk The Body Shop adalah vegetarian. Ini berarti bahwa semua produk kami bebas dari bahan-bahan yang berasal dari hewan yang diperoleh sebagai hasil penyembelihan atau menyakiti hewan," kata Rika Anggraini, GM Corporate Affairs and Sustainability The Body Shop Indonesia.

Produk-produk vegetarian dapat mencakup bahan-bahan dasar produk yang berasal dari hewan yang tidak melibatkan penyembelihan atau menyakiti hewan, seperti madu, lilin lebah (beeswax) dan lanolin.

Hal ini sesuai dengan komitmen The Body Shop sejak awal yaitu sebagai crueltyfree kosmetik yang bukan hanya tidak diujicobakan terhadap hewan (against animal testing) juga tidak mengandung bahan-bahan yang berasal dari hewan melalui proses penyembelihan atau menyakiti hewan.

Dalam kampanyenya, bertepatan dengan World Animal Day beberapa waktu lalu, The Body Shop dan Cruelty Free International membawa 8,3 juta tanda tangan untuk menghentikan pengujian kosmetik pada hewan ke kantor pusat Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Tanda tangan petisi dikumpulkan dari seluruh belahan dunia dalam waktu 15 bulan, mengajak negara-negara yang bergabung dalam PBB untuk menyusun kerangka kerja internasional dalam rangka menghentikan pengujian hewan untuk produk kosmetik.

Meskipun terdapat kemajuan, seperti Uni Eropa yang melarang pengujian kosmetik pada hewan di tahun 2013 termasuk menjual produk kosmetik yang diuji di negara lain, 80% negara di dunia tidak melarang pengujian kosmetik pada hewan.

Cruelty Free International memperkirakan lebih dari 500.000 hewan digunakan dalam pengujian kosmetik setiap tahunnya. Selain itu, bahan-bahan kosmetik dan perawatan tubuh yang menggunakan bagian dari hewan juga masih banyak dipakai.

Nah lewat kampanye dan gerakan ini, diharapkan kelak tidak ada lagi hewan yang harus mati atau menderita demi kecantikan orang lain.

“Kami bertujuan untuk menyelesaikan apa yang telah dimulai oleh Dame Anita Roddick, pendiri kami, pada tahun 1989, untuk menghentikan pengujian kosmetik pada hewan di seluruh dunia," ujar Davis Boynton, CEO of The Body Shop. “Karena seharusnya manusia dapat hidup dalam harmoni dengan alam termasuk satwa liar dan spesies lainnya yang dilindungi.”

Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved