Menjadi Cantik Tanpa Menyakiti Hewan

Lewat kampanye dan gerakan ini, diharapkan kelak tidak ada lagi hewan yang harus mati atau menderita demi kecantikan orang lain.

Menjadi Cantik Tanpa Menyakiti Hewan
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kini semakin banyak orang menjalani gaya hidup vegetarian alias tidak makan daging.

Namun banyak juga yang lebih dari sekedar tidak makan daging, melainkan juga vegetarian dalam hal lain, misalnya soal memilih busana atau produk perawatan kulit.

Menurut DR. Susianto Tseng, President of Vegan Society Indonesia, ada berbagai jenis alasan orang menjadi vegetarian atau vegan. Ada yang karena ikut tren, ada yang bertujuan untuk menjaga kesehatan, ada pula yang karena etis atau tidak ingin menyakiti hewan.

"Menerapkan gaya hidup vegetarian atau vegan merupakan pilihan untuk hidup lebih sehat dan lebih ethical," ujarnya pada acara peringatan Hari Vegetarian Sedunia awal bulan Oktober lalu di Jakarta.

Beda antara istilah vegetarian dan vegan adalah; vegetarian tidak memakan segala jenis daging yang berasal dari hewan, namun masih memakan turunannya seperti susu, telur dan olahannya.

Sedangkan vegan sama sekali tidak memakan daging ataupun turunan
dari hewan.

"Bahkan yang memilih menjadi vegan dengan alasan ethical, biasanya sama sekali tidak menggunakan pakaian, sepatu, benda-benda yang mengandung unsur hewan, termasuk kosmetik," papar Dr Tseng.

Begitu juga yang menerapkan gaya hidup vegetarian, cenderung memilih produk termasuk kosmetik yang vegetarian.

Seperti halnya bagi tubuh, menurutnya menggunakan kosmetik yang vegetarian dan vegan memiliki manfaat positif bagi kesehatan kulit kita.

Pertanyaannya, adakah merek kosmetik atau perawatan kulit yang menganut nilai-nilai tersebut?

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved