Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bursa Saham Amerika Serikat Anjlok

indeks Dow Jones Industrial Average ambrol 327,23 poin ke level 25.379,45. Penurunan ini didorong oleh merosotnya saham Caterpillar secara tajam.

Editor:
REUTERS/BRENDAN Mc DERMID
Pialang tengah melakukan transaksi di Bursa New York, Kamis (25/5/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Indeks bursa saham AS anjlok pada Kamis (18/10/2018) waktu setempat. Kondisi ini melanjutkan pelemahan yang terjadi sejak awal pekan.

Dikutip dari CNBC, Jumat (19/10/2018), indeks Dow Jones Industrial Average ambrol 327,23 poin ke level 25.379,45. Penurunan ini didorong oleh merosotnya saham Caterpillar secara tajam.

Sementara itu, indeks S&P 500 tergelincir 1,4 persen ke legal 2.768,78, sejalan dengan melemahnya saham-saham konsumer dan teknologi.

Indeks saham Nasdaq tertekan 2,1 persen ke level 7.485,14. Di luar negeri AS, indeks saham Shanghai China juga anjlok secara dramatis.

Anjloknya bursa saham AS ini melanjutkan pelemahan yang terjadi sejak awal bulan. Indeks Dow Jones dan S&P 500 sudah melemah lebih dari 4 persen.

Adapun sejak awal Oktober 2018, indeks Nasdaq sudah merosot hampir 7 persen. Sektor teknologi yang paling berdarah-darah, yakni melemah 7,1 persen.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab longsornya indeks saham AS adalah kekhawatiran makin memanasnya perang dagang AS-China, kenaikan suku bunga AS, dan kekhawatiran tentang adanya kemungkinan saham-saham teknologi kelebihan nilainya.

Indeks bursa saham juga ambrol sejalan dengan keputusan Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin untuk tidak menghadiri pertemuan investasi di Arab Saudi.(kps)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved