Tradisi Penggal Kepala Manusia untuk Mas Kawin Pernah Dilakukan Suku di Indonesia Ini

Lokasinya yang jauh dari pusat kota membuat masyarakat Naulu masih hidup secara tradisional.

Tradisi Penggal Kepala Manusia untuk Mas Kawin Pernah Dilakukan Suku di Indonesia Ini

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lokasinya yang jauh dari pusat kota membuat masyarakat Naulu masih hidup secara tradisional. 

Tidak seperti masyarakat Indonesia pada umumnya, kebanyakan penduduk suku ini memiliki kepercayaan yang diwariskan secara turun temurun.

Untuk bertahan hidup, penduduk suku Naulu akan berladang dan berburu.

Masyarakat yang mendiami Pulau Seram, Maluku, ini memiliki tradisi yang mengerikan bagi sebagian besar orang.

Baca: Kisah Kaum LGBT Penyandang Disabilitas, Dipersekusi, Ingin Bunuh Diri, Kini Bangkit Mau Jadi Penulis

Bagi mereka, berburu kepala manusia merupakan persembahan kepada nenek moyang. 

Tradisi inilah yang membuat suku Naulu dianggap sebagai suku terbelakang.

Mereka percaya bahwa tradisi ini wajib untuk dilakukan agar terhindar dari bahaya atau musibah.

Selain itu, tradisi ini dianggap sebagai sebuah kebanggaan dan simbol kekuasaan. 

Kepala manusia memiliki arti penting bagi suku ini.

Maka tidak heran bila kepala manusia juga dijadikan sebagai mas kawin ketika seseorang dalam suku Naulu akan menikah.

Baca: Foto Lawas Borobudur jadi Viral, Inilah Kondisi Candi saat Pertama Kali Ditemukan

Halaman
123
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved