Status di Facebook Ternyata Dapat Menunjukkan Kondisi Kejiwaan Seseorang

Perubahan status di Facebook ternyata menjadi sumber data penelitian untuk menunjukkan kondisi kejiwaan seseorang, tergantung dari apa yang ditulisnya

Status di Facebook Ternyata Dapat Menunjukkan Kondisi Kejiwaan Seseorang
mobipicker.com
facebook 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perubahan status di Facebook ternyata menjadi sumber data penelitian untuk menunjukkan kondisi kejiwaan seseorang, tergantung dari apa yang ditulisnya.

Melalui riset yang diperlihatkan pada laporan jurnal Proceedings of the National Academy Sciences, peneliti menganalisa penggunaan bahasa di dalam post dan status pengguna Facebook.

Dari sana akan dapat diperkirakan tingkat depresi seseorang di masa depan, dan juga untuk mengenali orang yang membutuhkan dukungan kesehatan mental dan juga diagnosa.

Baca: Gempa Mengguncang Mataram Lombok Utara 4,8 SR, Kamis Pagi 18 Oktober 2018, Ini Kata BMKG

Facebook
Facebook (realtor.com)

Sebelumnya, peneliti menggunakan media pengumpulan orang untuk dijadikan sampel penelitian, dan biayanya cukup tinggi.

Berkat adanya Facebook, biaya tersebut dapat ditekan dan juga varian dari sampelnya menjadi lebih luas; ternyata cara ini sudah dilakukan peneliti selama bertahun-tahun.

Akan tetapi ada satu masalah yang perlu diperhatikan di sini; peneliti mengambil data tersebut tanpa izin dari pemilik akun Facebook.

Status Facebook
Status Facebook (Facebook)

 

Baca: Jangan Pernah Mengisi Bahan Bakar Kendaraan dalam Keadaan Penuh

Hasil dari penelitian melalui pengumpulan data tanpa sepengetahuan sampel atau orangnya tersebut bahkan sudah sempat diumumkan sebagai laporan.

Tidak hanya penelitian mengenai kejiwaan, baru-baru ini terungkap pula kasus besar yang melibatkan Cambridge Analytica yang menggunakan data 87 juta pengguna Facebook.

Kasus tersebut terjadi karena badan tersebut mengembangkan profil yang bisa digunakan oleh marketer dan kampanye politik guna menentukan iklan dan kampanye yang efektif.

Facebook
Facebook (davidwolfe.com)

Sayangnya, hingga kini data mengenai pengguna Facebookyang mencapai 2 milyar akun tersebut masih tetap dieksploitasi.

Memang, ada peneliti yang meminta izin penggunaan data tersebut dari pemilik akun, tetapi setelah itu informasinya dibagikan kepada peneliti lain yang akan menggunakannya tanpa izin.

Untuk itu, sebaiknya kamu sudah mulai memperhatikan apa yang ditulis di post dan update status Facebook milikmu, karena tidak hanya peneliti kejiwaan, tetapi data tersebut juga bisa digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Artikel ini telah tayang di nextren.grid.id dengan judul Status Di Facebook Menurut Penelitian Bisa Perlihatkan Kondisi Jiwamu

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved