Kondisi Fiskal di Sulawesi Utara 'On The Track'
Kanwil Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan FEKK, menggelar seminar ekonomi di Novotel Manado Convention Center
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kantor Wilayah (Kanwil) Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan Forum Ekonom Kementerian Keuangan (FEKK), menggelar seminar ekonomi tema "Perkembangan Ekonomi dan APBN untuk mendukung Pemerataan Pembangunan" di Novotel Manado Convention Center, Rabu (17/10/2018).
Menghadirkan pembicara seperti Kurnia Chairi dari Direktorat Penyusunan APBD Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI dengan topik perkembangan pelaksanaan APBN 2018.
Ihda Muktiyanto Direktorat Strategi dan Portofolia Pembiayaan, Ditjen Pengelolan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu RI dengan topik utang negara sebagai sumber pembiayaan pembangunan, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulut Muhdi membawa materi tentang kinerja fiskal di daerah, dan Noldy Tuerah ekonom FEKK Sulut membawakan topik Kondisi Ekonomi Makro dan Keuangan Daerah Provinsi Sulut.
Menurut Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulut Muhdi, inti dari kegiatan seminar ekonomi, untuk memberikan sosialisasi dan sarana komunikasi dengan masyarakat terkait posisi kebijakan fiskal di tahun 2018 dan masa mendatang.
"Dari penyampaian pemateri dan tanya jawab yang berlangsung dapat disimpulkan bahwa, kondisi fiskal secara nasional on the track dan di Sulut sangat baik," kata Mudi.
Kondisi ini disebabkan karena indikator-indikator makro cukup sehat dalam kerangka kebijakan fiskal dan pelaksanaan anggaran di Sulut.
Mengenai solusi pelaksanaan pembangunan di Sulut dalam upaya akselerasi pertumbuhan perekonomian dan pemerataan hasil ekonomi di Sulut.
Langkah yang diambil, mulai dari pertumbuhan terjaga dengan baik dengan cara apa yang dilakukan pada realisasi belanja harus optimalkan belanja modal yang masih relatif kecil.
"Harus ada upaya akselerasi bagaimana melakukan perencanaan pengangguran lebih baik, sehingga penyerapan anggaran cukup memadai digunakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulut," urainya.
Selain itu terkait dengan pemerataan pembangunan aspek seperti subsidi, bantuan soasial, pembiayaan perekonomian di level UMKM perlu diakselerasi.
Seperti tingkatkan pembiayaan melalui KUR dan digagas mengenai pemberian kredit ultra mikro bekerja sama dengan pemerintah daerah.
"Selain itu banyak yang bisa dikembangkan di kemudian hari, seperti pariwisata, pendapatan daerah dan hal lainnya untuk mensuport tata kelola perekonomian di Sulut," tandasnya.(crz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kanwil-perbendaharaan-provinsi-sulut_20181017_202350.jpg)