Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Giroud, Striker Dengan Label Pemberi Asisst Terbaik

Penyerang Olivier Giroud tidak merisaukan catatan buruknya soal jumlah gol. Giroud cukup puas dengan peran baru sebagai pemberi assist.

Editor:
net
Olivier Giroud 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyerang Olivier Giroud tidak merisaukan catatan buruknya soal jumlah gol dalam beberapa laga terakhir. Pasalnya, Giroud cukup puas dengan peran baru sebagai pemberi assist dan membuka ruang pada rekan-rekannya yang lain.

Status Giroud sebagai penyerang tengah, yang identik dengan gol, mulai berubah pasca Piala Dunia 2018 lalu. Pemain berusia 32 tahun ini tidak sekali pun mencetak gol meski sukses membawa Prancis menjadi juara di Piala Dunia 2018.

Baca: Untuk Pimpin Timnas Prancis, Pogba Tak Perlu Ban Kapten

Saat itu, pelatih Didier Deschamps tetap memainkan Giroud meskipun tidak mencetak gol. Sebab, pemain asal klub Chelsea itu tampil bagus dengan menjadi tembok di lini serang. Dia menjadi pembuka ruang untuk Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe.

Giroud
Giroud (diolah tribun manado)

Kondisi tersebut berlanjut bersama Chelsea pada musim 2018/19. Maurizio Sarri beberapa kali memainkan Giroud namun tidak ada satu gol pun dicetak. Tapi, Giroud tetap puas dengan aksinya terutama melihat jumlah assist yang dia cetak.

Pencetak Assist Terbaik

Chelsea mendatangkan Olivier Giroud pada bursa transfer bulan Januari 2018 yang lalu dari Arsenal. Pada paruh musim 2017/18 lalu, Giroud mencetak tiga gol. Sementara, sejauh ini pemain asal Prancis belum mencetak gol di Premier League.

Baca: Messi Bukan Pemain Yang Perlu Dihormati

"Sejak jeda internasional terakhir, saya telah bermain empat laga secara beruntun di Premier League. Saya tidak mencetak gol, tapi saya sukses mencetak empat assist untuk tim saya," ucap Giroud dikutip dari Tribal Football.

"Tiba-tiba saja, saya merasa bahwa pada musim ini saya akan membidik sebagai pemberi assist terbaik," tandas eks pemain Montpellier tersebut.

Tetap Jadi Pilihan Utama

Meskipun ketajamannya telah menurun, Olivier Giroud tetap menjadi pilihan utama di lini depan timnas Prancis. Giroud punya peran yang penting dalam skema racikan Deschamps. Pada laga melawan Islandia (12/10), Giroud bermain penuh selama 90 menit.

Baca: Ingat Ini! Harga Tiket Piala Asia U-19

Sementara itu, ketika di Chelsea, Giroud sedikit harus bersaing. Sebab, manajer Maurizio Sarri secara bergantian memainkan jasa Giroud dan Alvaro Morata. Giroud telah memainkan tujuh laga di Premier League, empat kali sebagai pemain inti dan tiga kali jadi pengganti.(sumber: bola.net)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved