Mencari tokoh 212, Massa Ormas Minahasa Bertemu Antasari Azhar di Bandara Sam Ratulangi
Saat mengadang dua tokoh 212 yang akan masuk Manado, massa ormas adat Minahasa malah bertemu Antasari Azhar
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMADO.CO.ID, MANADO - Hendak menolak kedatangan dua ustaz yang dituding intoleran, yakni Habib Muhammad Bahar Bin Ali Bin Smith dan Habib Muhammad Bin Abdurrahman Al-Athos, massa ormas adat Minahasa malah bertemu dengan Antasari Azhar.
Mantan ketua KPK ini tepergok di dalam mobil yang keluar dari Bandara Sam Ratulangi Manado.
Massa menyambut Antasari Azhar dengan antusias.
Baca: Diiringi Kabasaran, Massa Ormas Adat Masuki Bandara
Sementara Azhar pun terlihat senang dengan sambutan massa.
"Beliau menjabat tangan para pemimpin ormas," cerita Christian Rondonuwu salah satu anggota ormas.
Baca: BREAKING NEWS: Ormas Minahasa Adang Pentolan 212 di Bandara Manado
Christian tidak tahu apa agenda Antasari Azhar di Manado.
Amatan Tribunmanado.co.id, anggota ormas adat makin banyak memadati bandara.
Baca: Ormas Adat Kesal Otoritas Bandara
Mereka menanti kedatangan dua ustads yang direncanakan datang pada pukul 4 sore.
Steven Tumbuan, koordinator aksi menyatakan, Habib Smith ditolak karena merupakan sosok yang intoleran.
"Mereka tokoh-tokoh anti-NKRI," kata dia.
Dikatakan Steven, ada sembilan ormas yang bergabung dalam aksi.
Sebut dia, pihaknya dalam aksi mengedepankan kedamaian.
Senjata tajam tak dibawa, miras dilarang.
"Kami hanya ingin ketemu dua ustad itu dan katakan mereka kami tolak, itu saja," kata dia.
(art)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/foto_20181015_164456.jpg)