Culik Ratusan Warga Sipil Suriah Diculik ISIS

Sempat mereda, kelompok teroris Islamic State Iraq Syiah (ISIS/Negara Islam Irak Suriah) dilaporkan telah menyerang sebuah permukiman

Culik Ratusan Warga Sipil Suriah Diculik ISIS
kompas.com
Nadia Murad, perempuan Yazidi yang meraih Nobel Perdamaian 2018. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, DEIR EZZOR - Sempat mereda, kelompok teroris Islamic State Iraq Syiah (ISIS/Negara Islam Irak Suriah)   dilaporkan telah menyerang sebuah permukiman pengungsi di Suriah timur dan menculik ratusan warga sipil.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS mengatakan, penyerangan dan penculikan terjadi di kamp pengungsian warga di Hajin, Provinsi Deir az-Zour, Suriah timur, pada Sabtu (13/10/2018).

Melansir dari The New Arab, dalam bentrokan yang terjadi sebelumnya di kamp Hajin, Jumat (12/10/2018), sebanyak 20 anggota ISIS dan sejumlah tentara SDF tewas.

Ditambahkan pasukan yang didominasi anggota Kurdi Suriah itu, selain menyerang, kelompok ISIS juga menahan dan membawa paksa warga sipil. Mereka kemudian dibawa ke wilayah kantong terakhir yang masih berada di bawah kekuasaan ISIS di Suriah.

Bentrokan antara kelompok ISIS dengan SDF yang didukung AS telah terjadi selama beberapa hari terakhir di Deir Ezzor, di tengah cuaca buruk dengan jarak pandang yang rendah.

Sementara disampaikan organisasi Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sekitar 130 anggota keluarga dari warga sipil yang diculik kelompok ekstremis tersebut. Dikhawatirkan, orang-orang yang dibawa paksa kemungkinan akan dibunuh oleh ISIS.

Ditambahkan Observatorium Suriah, anggota keluarga warga sipil yang diculik sebagian besar merupakan perempuan asing, termasuk para janda bekas anggota ISIS yang suaminya telah terbunuh dalam perang sebelumnya.

Diyakini bahwa para ekstremis tersebut mulai mengancam dan menargetkan warga sipil setelah ISIS kehilangan sebagian besar kekuatan tempurnya baik di Suriah maupun Irak selama dua tahun terakhir.

Penyerangan yang dilancarkan Jumat (12/10/2018) lalu terjadi di wilayah yang berbatasan dengan kantong terakhir yang diduduki ISIS di Suriah.

Pertempuran telah berlangsung sejak Rabu (10/10/2018), di tengah badai pasir yang membuat jarak pandang sangat terbatas.

Halaman
1234
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved