Super Inspiratif, Remaja Ini Dirikan Bank di Usia 7 Tahun

Banyak anak bermimpi menjadi pengusaha, tetapi sangat sedikit yang mulai sedini mungkin seperti Jose Adolfo Quisocala Condori

Super Inspiratif, Remaja Ini Dirikan Bank di Usia 7 Tahun
net
Jose Adolfo Quisocala Condori 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak anak bermimpi menjadi pengusaha ketika mereka dewasa, tetapi sangat sedikit yang mulai sedini mungkin seperti yang dilakukan Jose Adolfo Quisocala Condori. Remaja 13 tahun di Peru ini telah memulai menjalankan bank tabungan anak-anak ketika berusia 7 tahun.

Jose Adolfo Quisocala Condori
Jose Adolfo Quisocala Condori (net)

Dan kini, bank miliknya telah melayani lebih dari 2.000 nasabah dengan menawarkan berbagai layanan keuangan. Jose mendapatkan ide membuat bank tabungan anak-anak enam tahun lalu, setelah menyadari bahwa banyak teman-temannya menghabiskan uang mereka untuk membeli permen dan mainan, daripada menyimpannya untuk membeli sesuatu yang lebih berarti.

Meskipun usianya masih belia, dia mengerti bahwa menyimpan uang dan mengakses sistem keuangan adalah cara orang dewasa untuk memecahkan banyak masalah keuangan dan sosial mereka. Sehingga dia pun memutuskan menyediakannya untuk anak-anak.

Baca: Cinta, Darah dan Tangisan McGregor di Pelukan Istri Cantiknya

Jose kemudian mulai memikirkan cara agar anak-anak dapat menghasilkan uang tanpa bantuan orangtua mereka, dan daur ulang adalah jawabannya. Jose yakin sedang melakukan sesuatu yang benar, tetapi ketika dia mengajukan ide bank anak-anak kepada gurunya, dia justru tidak mendapat dukungan.

Gurunya mengatakan bahwa seorang anak berusia 7 tahun tidak dapat menangani proyek semacam itu. Tapi Jose membuktikannya bahwa mereka salah.

Baca: Kisah Jack Ma, Jatuh Bangun Kembangkan Bisnis Alibaba

“Pada awalnya, guru saya mengira saya gila atau bahwa seorang anak tidak dapat melakukan proyek semacam ini,” kata Jose, seperti dilansir dari Oddity Central.

Untungnya, dia mendapat dukungan dari kepala sekolah dan waliknya di kelas. Meski begitu, idenya tersebut kerap diejek. Jose pun mendirikan Bartselana Student Bank di kota kelahirannya Arequipa pada tahun 2012.

Gagasan di balik lembaga keuangan ini cukup sederhana. Anak-anak dapat menjadi nasabah dengan menyerahkan setidaknya 5 kilogram sampah yang dapat didaur ulang (kertas atau plastik) dan diminta untuk menyetor setidaknya 1 kilogram sampah lainnya setiap bulan untuk mempertahankan status keanggotaan. Mereka kemudian akan menetapkan tujuan tabungan, dan hanya dapat menarik uang dari rekening setelah mencapai target.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved