Soft Tissue Filler, Tindakan Non-Bedah yang Bikin Cantik

Pada prosedur soft tissue filler, hyaluronic acid akan disuntikkan pada area wajah tertentu untuk mengisi kekosongan atau memperbaiki kontur wajah.

Soft Tissue Filler, Tindakan Non-Bedah yang Bikin Cantik
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNANADO.CO.ID - Kecantikan menjadi prioritas bagi sejumlah orang. Mereka pun rela melakukan sejumlah usaha, mulai dari perawatan kulit hingga prosedur estetik. 

Soft tissue filler adalah salah satunya.

Dokter spesialis kulit sekaligus pendiri Jakarta Aesthethic Clinic (JAC) Olivia Ong menjelaskan, soft tissue filler sebetulnya sama dengan filler yang selama ini kita ketahui. Namun, prosedur ini menggunakan bahan dasar hyaluronic acid dan bisa dilakukan tak hanya sampai di kulit namun di atas tulang.

Pada prosedur soft tissue filler, hyaluronic acid akan disuntikkan pada area wajah tertentu untuk mengisi kekosongan atau memperbaiki kontur wajah.

Sebab, kontur dan kulit wajah akan berubah seiring bertambahnya usia. Misalnya, lemak wajah yang mengempis secara tidak rata, cekungan wajah yang makin nyata, atau sekadar ingin memiliki kontur wajah yang lebih baik.

"Orang kan biasanya lihat dirinya di kaca dua dimensi tapi diliat orang lain 3D. Misal yang lebih muda, 20an ke atas sudah mengerti cantik bagaimana. Dia juga sudah mengamati proporsi wajahnya ada yang kurang."

Hal itu diungkapkan Olivia ketika ditemui di sela acara Cosmobeaute Indonesia 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (11/10/2018).

"Dengan pengisian berseni dia bisa mengembalikan kontur kita bahkan lebih baik dari sebelumnya," sambung perempuan yang memiliki sertifikasi soft tissue filler internasional itu.

Filler juga tak hanya untuk orang tua namun bisa dilakukan sejak usia berapapun sesuai kebutuhan. Olivia menjelaskan, filler mampu mengkamuflase bemtuk wajah kebanyakan orang Asia yang lebar dan agak datar.

Tak perlu khawatir dengan efek samping, sebab soft tissue filler merupakan tindakan non-pembedahan sehingga efek yang biasa terjadi ketika melakukan bedah tidak akan terjadi.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved