Breaking News:

Pemprov Sulut-Pertamina Sita Ratusan Elpiji 3 Kg dari Rumah Makan

Ratusan tabung elpiji bersubsisi ukuran 3 kilogram disita tim terpadu Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama PT Pertamina

tribun manado/infografis:norman
Infografis sidak elpiji di rumah makan di Manado, Jumat (12/10/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Ratusan tabung elpiji bersubsisi ukuran 3 kilogram disita tim terpadu Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama PT Pertamina (Persero), Jumat (12/10/2018). Tabung 3 kg itu kemudian ditukarkan dengan bright gas 5,5 kg yang sudah disiapkan petugas Pertamina Manado.

Kepala Biro Ekonomi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemprov Sulut, Fransiskus Manumpil mengatakan, elpiji 3 kg ini penggunanya sering tidak tepat sasaran. Ia mencontohkan usaha rumah makan yang sudah standar usaha menengah tapi masih saja menggunakan gas subsidi.

“Sebab itu tim terpadu sudah rapat kita lakukan sidak di lapangan,” kata dia kepada tribunmanado.co.id, Jumat (11/10/2018).

Tim dari Pertamina, Disperindag dan Pemkot Manado melakukan sidak. Rumah makan yang sudah bukan termasuk usaha mikro harus menggunakan elpiji 5,5 kg.
Sesuai Permen ESDM nomor 26 tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian elpiji 3 kg, warga yang bisa menikmatinya yang penghasilan tidak lebih dari Rp 1,5 juta per bulan.

Tim terpadu menyambangi sebuah warung tegal atau warteg di Jalan Sudirman. Setelah disidak, warteg tersebut menggunakan elpiji 3 kg. Sebanyak 20 tabung gas ditemukan dalam warteg itu.

Hanny Wajong, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulut menyampaikan, kebijakan dari Pertamina, tabung gas 3 kg jika ditemukan akan ditukar dengan tabung 5,5 kg. “Dua tabung melon ditukar dengan satu tabung bright gas,” ujar dia.

Pertamina sudah menyiapkan penukaran di tempat. Wajong menyampaikan, tabung elpiji 3 kg merupakan tabung subsidi yang harusnya digunakan keluarga pra sejahtera.

Sales Eksekutif Pertamina (Persero) Cabang Manado, Parrama Ramadan menjelaskan, khusus program tukar elpiji 3 kg dan bright gas 5,5 kg ini diberi keringanan bagi pemilik rumah makan. Dua tabung gas 3 kg akan ditukar satu tabung bright gas 5,5 kg.

“Khusus program penukaran ini, jadi ditukar dua tabung 3 kg kosong ditukar satu tabung bright gas full isi, kemudian tambah bayar uang Rp 50 ribu,” kata dia.

Harga normalnya tukar tambah tabung melon dan bright gas harus tambah Rp 100 ribu. Untuk harga gas elpiji subsidi 3 kg Rp 18 ribu, kemudian untuk harga bright gas Rp 85 ribu per tabung.

Dari hasil pengawasan, Jumat kemarin, tim terpadu menyita sebanyak 111 tabung gas bersubsidi di Manado.
“Jadi sambil melakukan pengawasan kami memberikan solusi kepada mereka, dengan menukar dua tabung gas subsidi 3 kg dengan satu tabung gas non subsidi brigth gas 5,5 kg hanya dengan menambah Rp 50 ribu,” tambah Manumpil.

Halaman
1234
Penulis: Tim Tribun Manado
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved