Breaking News:

Perlakuan Khusus Terhadap Nasabah dan Industri Keuangan

Penilaian Kualitas Kredit Plafon maksimal Rp 5 miliar dan bagi bank perkreditan rakyat (BPR) ber dasarkan ketepatan membayar pokok dan bunga.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
KOMPAS.com/ROSYID A AZHAR
Warga Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengangkuti barang yang masih bisa diselamatkan dari rumah-rumah mereka yang terendam lumpur yang keluar dari perut bumi pasca-gempa bermagnitudo 7,4. 

Togar juga menjelaskan, pembayaran klaim para nasabah yang timbul akibat bencana alam maupun risiko lain merupakan konsekuensi dan bentuk komitmen setiap perusahaan asuransi jiwa.

Sehingga pembayaran klaim tidak berdampak pada pendapatan perusahaan. "Dana tersebut pada dasarnya sudah dicatatkan pada cadangan klaim perusahaan," ujarnya.

Penyaluran KUR Capai 70%
Bank menambah kuota jatah dari pemerintah

Bank penyalur kredit usaha rakyat (KUR) hampir mampu mencapai target penyaluran pemerintah. Ambil contoh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah yang sudah penyaluran KUR baik mikro maupun kecil hampir mencapai 100%.

Sekretaris Perusahaan BRI Syariah Indri Tri Handayani mengatakan, BRI Syariah mendapatkan kuota penyaluran KUR sebesar Rp 550 miliar sepanjang 2018. Kuota tersebut terdiri dari KUR Mikro sebesar
Rp 450 miliar dan KUR kecil sebesar Rp 100 miliar.

"Di KUR Mikro sampai September 2018, penyalurannya sudah 99,9% dari kuota diberikan kepada 20.000 nasabah. Dari sisi sektor ekonomi sebanyak 54,2% ke sektor produksi dan 45,8% ke sektor non produksi," ujar Indri, Rabu (10/10).

Untuk KUR kecil hingga September 2018, BRI Syariah sudah menyalurkan sebanyak 99,4% dari kuota yang diberikan pemerintah. BRI Syariah mendistribusikan 57,2% KUR kecil ke sektor produksi. Sisanya disalurkan ke sektor non produksi. Adapun jumlah debitur KUR kecil sebanyak 9.000 debitur.

Dari segi kualitas pembiayaan, rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) per September 2018 berada di bawah 1%.

Adapun Bank BNI hingga September 2018 telah menyalurkan KUR hingga 95% dari target tahunan yang sebesar Rp 13,5 triliun. General Manager Bisnis Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo mengatakan, KUR yang sudah tersalurkan mencapai sekitar
Rp 12,86 triliun.

Sambil mengejar sisa target tahunan sebesar 5% lagi, BNI sudah mengantongi izin dari Kementerian Perekonomian untuk menambah kuota KUR Rp 3 triliun.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved